Selasa, 17 Februari 2026

*Pastikan Imlek Kondusif, Kapolres Gresik Tinjau Pengamanan di Klenteng Kim Hin Kiong*



GRESIK - Menjelang puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, melakukan peninjauan langsung kesiapan pengamanan di Klenteng Kim Hin Kiong TITD, Jalan Dr. Setia Budi, Kelurahan Pulopancikan, Kecamatan Gresik, Senin malam (16/02/2026).


Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Tionghoa di Kabupaten Gresik berjalan aman, nyaman, dan khidmat. 


Sejumlah personel tampak disiagakan di area klenteng guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.


Dalam kunjungan itu, Kapolres Gresik didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, di antaranya Kasat Narkoba AKP Ahmad Yani, Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono, hingga Kapolsek Gresik Kota Iptu Muhammad Kevin Ramadhan. 


Kehadiran rombongan kepolisian disambut hangat Ketua Klenteng Kim Hin Kiong, Sdr. Sutanto, beserta jajaran pengurus.


AKBP Ramadhan Nasution menegaskan, kehadiran Polri bukan sekadar memastikan aspek teknis pengamanan, melainkan juga memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan tokoh agama serta pengurus rumah ibadah.


“Kunjungan ini untuk memastikan pengamanan Tahun Baru Imlek berjalan optimal," ujar AKBP Ramadhan Nasution di Klenteng Kim Hin Kiong.


Kapolres Gresik menerangkan, selain pelayanan pengamanan,kehadirannya bersama personel Polres Gresik juga ingin menjalin komunikasi yang baik dengan para tokoh agama dan pengurus tempat ibadah demi menjaga harmoni serta toleransi di Kabupaten Gresik.


Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung, sehingga suasana damai dan penuh kebersamaan dapat terus terpelihara.


Pihak pengurus Klenteng Kim Hin Kiong mengapresiasi langkah proaktif Polres Gresik Polda Jatim dalam memberikan rasa aman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah malam Imlek.


Ketua Klenteng, Sutanto menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan jajaran kepolisian.


“Kami sangat berterima kasih atas perhatian besar dari Bapak Kapolres dan jajaran. Dukungan ini membuat kami merasa tenang dalam menjalankan ibadah dan merayakan tahun baru,” ungkapnya.


Dengan pengamanan yang terencana dan koordinasi solid antara kepolisian dan pihak internal klenteng, diharapkan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Gresik dapat berlangsung aman, tertib, serta semakin memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Kota Pudak. (*)

*Polres Ngawi Hadirkan SPPG II dan III Dukung Pemenuhan Gizi Wujudkan Generasi Sehat*


 


NGAWI – Dalam rangka mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Polres Ngawi Polda Jatim kembali menghadirkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) II dan III.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama usai kegiatan pendampingan operasi pasar murah di Jogorogo Ngawi, Rabu (18/2/26).


AKBP Prayoga Angga Widyatama, mengatakan Kedua SPPG tersebut diresmikan bareng saat mengikuti kegiatan Zoom Meeting peresmian dan groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta gedung ketahanan pangan Polri yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia oleh Presiden RI, Jumat (13/2/2026) pekan yang lalu.


Kegiatan tersebut dipusatkan di SPPG II Polres Ngawi yang berlokasi di Dusun Ngemplak, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. 


AKBP Prayoga Angga Widyatama menyebutkan peresmian SPPG ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.


“Melalui SPPG ini, kami berharap program Makan Bergizi Gratis dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Karangjati," ujar AKBP Prayoga.


Ia mengatakan pembangunan SPPG tersebut juga menjadi wujud komitmen Polres Ngawi Polda Jatim dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Kopolres Ngawi menegaskan, dibagunnya SPPG Polres Ngawi Polda Jatim dalam rangka mendukung program Presiden RI terkait Makan Bergizi Gratis.


"Kami juga berharap manfaatnya dapat menjangkau seluruh penerima manfaat, terutama di wilayah Kecamatan Karangjati," ungkap AKBP Prayoga.


Dengan diresmikannya SPPG II dan SPPG III Polres Ngawi Polda Jatim diharapkan pelayanan pemenuhan gizi kepada masyarakat penerima manfaat semakin optimal serta mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Ngawi. (*)

*Respon Sigap Polwan Polres Bondowoso Layani Jemaat di Vihara Ariya Maitera*



BONDOWOSO - Tidak hanya memberikan pelayanan pengamanan, Polisi Wanita (Polwan) Polres Bondowoso Polda Jatim juga tampak sigap membantu jemaat lanjut usia (lansia) dan anak - anak yang datang untuk beribadah di Vihara Ariya Maitera Kabupaten Bondowoso.


Senyum sapa para Srikandi Bhayangkara Polres Bondowoso itu seakan menambah keyakinan para jemaat yang datang untuk beribadah dan merayakan Imlek di Vihara Ariya Maitera menjadi lebih aman, nyaman dan khusuk.


Pengurus Sekaligus Ketua Vihara Ariya Maitreya Tanti Yuliawati dan juga Pendeta Vihara Ariya Maitreya, Juni Hermini mengaku salut dan  apresiasi kepada Polres Bondowoso Polda Jatim, yang menjamin dan memastikan kegiatan ibadah perayaan Imlek di Vihara Ariya Maitera berjalan aman dari awal, pertengahan hingga akhir ibadah.


"Atas nama pribadi dan jemaat, kami sangat bersyukur dan apresiasi untuk Polres Bondowoso terutama ibu Polwan yang sigap membantu jemaat kami," ujarnya, Selasa (17/2/26). 


Sementara itu, Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, yang juga hadir memastikan persiapan personelnya di lokasi Vihara menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, namun juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah.


Ia menegaskan, pengamanan perayaan Imlek ini merupakan bentuk komitmen Polres Bondowoso Polda Jatim dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah. 


"Kami mengedepankan pendekatan humanis, khususnya melalui peran Polwan yang secara langsung membantu jemaat di lokasi vihara,” ujar Kapolres Bondowoso.


AKBP Aryo Dwi Wibowo menambahkan, pengamanan dilakukan secara maksimal dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis.


Hal itu guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar.


Dengan kehadiran Polwan Polres Bondowoso yang sigap dan responsif, para jemaat merasa terbantu dan lebih tenang dalam menjalankan ibadah Imlek. (*)

*Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan BPKB dan Edukasi Tertib Administrasi Secara Humanis*


 


Madiun Kota – Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan *Polantas Menyapa* pada Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang pelayanan Satlantas Polres Madiun Kota ini diisi dengan agenda penyerahan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada para pemohon yang telah menyelesaikan seluruh proses administrasi.


Dalam pelaksanaannya, petugas Satlantas menyerahkan BPKB secara langsung kepada masyarakat dengan pendekatan humanis, mengedepankan senyum, sapa, dan salam sebagai wujud pelayanan prima Polri kepada masyarakat. Selain itu, petugas juga memberikan arahan terkait pentingnya tertib administrasi berkendara serta melengkapi kelengkapan pribadi saat berada di jalan raya.


Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd, menegaskan bahwa administrasi kendaraan dan kelengkapan identitas pribadi merupakan kewajiban setiap pemilik dan pengendara kendaraan bermotor.


“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu memastikan kelengkapan administrasi kendaraan dan identitas pribadi saat berkendara. Disiplin administrasi dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Melalui kegiatan *Polantas Menyapa* ini, Satlantas Polres Madiun Kota berharap dapat terus membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya budaya tertib berlalu lintas dengan pelayanan yang humanis dan profesional.

*Jogo Jawa Timur : Kapolda Jatim Tinjau Perayaan Imlek di Vihara Buddayana Surabaya*


 



SURABAYA - Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Pahlawan berlangsung dengan suasana penuh ketenangan dan kekhidmatan. 


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si didampingi para Pejabat Utama Polda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan melakukan peninjauan langsung ke Vihara Buddayana Surabaya, Selasa (17/2/26).


Kunjungan ini guna memastikan rangkaian ibadah berjalan aman, tertib dan memberikan rasa nyaman bagi umat yang merayakan.


Kapolda Jatim menegaskan bahwa pengamanan perayaan Imlek merupakan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. 


"Seluruh personel ditempatkan secara strategis dengan mengedepankan pendekatan humanis agar umat dapat beribadah dengan khusyuk," ujar Irjen Nanang.


Kapolda Jawa Timur juga mengapresiasi kesiapan jajaran Polrestabes Surabaya dalam mengelola pengamanan.


Menurut Kapolda Jatim, perayaan keagamaan merupakan momentum penting yang harus dijaga bersama sebagai bagian dari keberagaman dan persatuan bangsa.


"Perayaan Imlek di Surabaya tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga simbol harmonisasi antar umat beragama," tutur Irjen Nanang.


Kapolda Jatim juga menegaskan, kehadiran Kepolisian di tengah masyarakat menjadi representasi negara dalam menjamin kebebasan beribadah serta memperkuat nilai-nilai toleransi.


"Dengan pengamanan yang maksimal dan pendekatan yang persuasif, umat yang melaksanakan doa dan ritual bisa merasa aman, nyaman dan khusuk," kata Kapolda Jatim.


Kapolda Jatim menekankan, pengamanan perayaan Imlek menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Timur sebagai komitmen Jogo Jawa Timur.


Sementara itu Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan mengatakan pendekatan preventif dan dialogis oleh Polrestabes Surabaya terus dikedepankan untuk membangun kepercayaan publik.


Ia menyampaikan bahwa situasi kamtibmas selama perayaan berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif. 


Sinergi antara kepolisian, pengurus vihara, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang tertib dan penuh toleransi.


"Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam setiap momentum penting, termasuk perayaan hari besar keagamaan," ujar Kombes Pol Luthfi Sulistiawan.


Kunjungan Kapolda Jatim di Vihara Buddhayana Putat Gede Surabaya tersebut tidak hanya sebagai bentuk pengamanan, tetapi juga wujud nyata pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya. (*)

*Ditlantas Polda Jatim Tertibkan Penggunaan Lajur Jalan Tol*


 



SURABAYA,- Direktorat Lalu Lintas ( Ditlantas) Polda Jatim terus menggelorakan kampanye keselamatan lalu lintas menjelang operasi Ketupat Semeru 2026 yang akan segera digelar serentak.


Kali ini melalui Satuan PJR (Patroli Jalan Raya), Ditlantas Polda Jatim membagikan flyer himbauan penggunaan lajur kepada pengguna jalan khususnya jalan tol.


Kasat PJR Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana mengatakan jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) bergerak serentak melakukan penertiban kendaraan angkutan barang di sejumlah ruas jalan tol sejak Minggu (15/2) malam. 


Langkah ini dilakukan setelah adanya instruksi langsung dari Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, untuk meningkatkan ketertiban serta menekan angka kecelakaan dan kepadatan arus lalu lintas di jalan bebas hambatan.


Adapun Flyer yang dibagikan kepada para pengemudi diantaranya berisi imbauan dan edukasi tentang penggunaan lajur kiri pada jalan tol terutama kendaraan truk dan bus. 


Kasat PJR Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana menegaskan penggunaan lajur kanan pada jalan tol hanya untuk mendahului.


Hal itu juga diatur pada Undang undang nomor 22 tahun 2009 Pasal 108 ayat (2) penggunaan jalur sebelah kanan hanya untuk mendahului atau jika diperintahkan oleh rambu lalu lintas. 


Selain itu penggunaan lajur pada jalan juga diatur pada Pasal 108 ayat (3) pada jalan yang memiliki lebih dari satu lajur, lajur kiri diperuntukkan bagi kendaraan yang lebih lambat.


“Saya mengajak kepada semua pengguna jalan terutama angkutan barang dan orang mari bersama sama tertib berlalulintas di jalan tol. Karena menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat di jalan,” pungkasnya, Rabu (18/2/26).


Sementara itu, Kasubdit Kamsel pada Ditlantas Polda Jatim, AKBP Edith Yuswo Widodo mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.


AKBP Edith menyebut kegiatan ini juga merupakan langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.


"Kami ingin masyarakat pengguna jalan mematuhi aturan yang ada terkait pemakain jalur baik itu di jalan tol maupun alteri yang memiliki lebih dari satu jalur,"kata AKBP Edith.


Ia menegaskan, bahwa keamanan,keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas pada hakekatnya adalah tanggung jawab bersama dan bukan hanya tanggung jawab petugas.


Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk bersama - sama menggunakan jalan raya ataupun jalan tol sesuai dengan aturan yang ada demi keamanan dan keselamatan serta kelancaran bersama.


Menurut AKBP Edith, pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Overload (ODOL) juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.


Ia mengatakan, Truk dengan muatan berlebih dan dimensi tidak sesuai aturan dinilai memperbesar potensi kerusakan jalan serta meningkatkan risiko kecelakaan. 


"Selain berdampak pada keselamatan, pelanggaran ini juga sering memicu kemacetan panjang," pungkasnya.(*)

*Satgas Pangan Polres Bojonegoro Pantau Stabilitas Harga Bahan Pokok Hingga Jelang Idul Fitri*


 


BOJONEGORO – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, jajaran kepolisian bersama instansi terkait kembali melakukan pengecekan dan pemantauan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok (Bapok) di wilayah Kabupaten Bojonegoro sejak Minggu (15/2/2026).


Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik distribusi dan penjualan guna memastikan stok aman serta harga tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.


Pengecekan dipimpin oleh Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim, Ipda A. Zaenan Na’im bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Disperindagkop, Perum Bulog Kabupaten Bojonegoro, serta DKPP. 


Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.


Lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi Pasar Kota Bojonegoro, Bravo Swalayan, serta gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro. 


Tim gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap harga jual di tingkat pasar tradisional dan ritel modern, sekaligus memantau ketersediaan stok di gudang penyimpanan.


“Secara keseluruhan, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro dalam kondisi mencukupi dan harga relatif stabil tanpa kenaikan signifikan menjelang Ramadan 2026," ujar Ipda A. Zaenan Na’im, Rabu (18/2/26).


Sementara itu, hasil pengecekan di gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro menunjukkan stok beras mencapai 6.200 ton, Minyakita sebanyak 250 karton, serta gula Maniskita sebanyak 10 ton. 


"Pemantauan dan pengawasan akan terus dilakukan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri,”tegas Ipda Na’im.


Kanit Pidsus juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. 


Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh isu kenaikan harga maupun kelangkaan barang, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penimbunan atau lonjakan harga yang tidak wajar. (*)

Kobin, Cara Bhabinkamtibmas Polri Lebih Dekat dengan Warga

 



Jakarta - Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program Kobin atau Kopi Cak Bhabin. 


Bhabinkamtibmas Polsek Bubutan Polda Jawa Timur Aipda Muhammad Sugeng Bin Wahab menjelaskan bahwa, Kobin yang dibawa dengan sepeda dilengkapi kopi tersebut selalu dibawa ketika menjalankan tugas menyambangi warga. 


"Kobin adalah salah satu sarana kami kopi cak Bhabin kita berkeliling kampung sebagai tugas khusus ataupun tugas pokok bhabin kamtibmas adalah sambang warga. Maka dari itu saat jita mekakukan sambang ke warga kita dengan datang membawa gerobak Kobin," kata Sugeng, Selasa (17/2/2026). 


Menurut Sugeng, sepeda yang disulap menjadi tempat membawa kopi lengkap dengan kantong di kiri-kanannya itu disediakan dari modal pribadi. 


"Modalnya pribadi," ujarnya. 


Bahkan, inisiasi Bhabinkamtibmas tersebut diapresiasi serta disambut baik oleh Komisi VII DPR RI yang dipimpin oleh Rahayu Saraswati saat kunjungan ke Kampung Batik Okra Surabaya.


Menurut Sugeng, nantinya ketika menyambangi warga untuk menyerap aspirasi masyarakat, kopi yang disediakan bakal gratis. 


"Kopinya nanti gratis untuk masyarakat," tuturnya. 


Kopin sendiri terinsipirasi dari kebiasaan atau budaya masyarakat Indonesia yang gemar sekali menyeruput kopi.  


Polda Jatim menginisiasi program ngopi bareng cak bhabin. Kopi dijadikan sarana oleh para bhabin untuk mencairkan suasana. 


Kobin bibuat sendiri oleh para bhabin. Mereka berkeliling desa desa kemudian mengumpulkan para masyarakat dan berusaha menggali aspirasi.

Jaga Harkamtibmas, Polres Madiun Kota Laksanakan Pengamanan Ibadah di Klenteng TITD Madiun


 





Kota Madiun – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat saat menjalankan ibadah perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026,



Polres Madiun Kota melaksanakan pengamanan kegiatan sembahyangan di Klenteng Tri Dharma, Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Senin (16/2/2026) malam.




Kegiatan pengamanan dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga 22.30 WIB dan diikuti sekitar 50 orang umat Tri Dharma Kota Madiun. Ibadah sembahyangan dipimpin oleh Romo Setiawan dari Madiun dengan penuh khidmat dan tertib.




Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Taman bersama personel gabungan Polres Madiun Kota serta 1 personel Babinsa Kelurahan Kejuron diterjunkan untuk mengantisipasi potensi kerawanan. Dalam hal ini pengamanan dipimpin langsung oleh Padal Pam Kanit Lantas Polsek Taman, AKP Purwanto.



Kapolsek Taman  mengatakan bahwa kehadiran personil di lokasi ibadah merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh warga masyarakat. agar umat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, aman, dan khusyuk. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif,” ujar Kapolsek Taman Kompol Nugroho.




Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi klenteng terpantau tertib, arus lalu lintas lancar, serta tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas. 



Dengan pengamanan ini, diharapkan terjalin semakin kuat toleransi antarumat beragama serta sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Madiun. (hms)

*Kapolda Jatim Tinjau Klenteng Eng An Kiong di Kota Malang Tegaskan Komitmen Jogo Jawa Timur Saat Imlek 2026*





KOTA MALANG – Komitmen menjaga kondusivitas wilayah Jawa Timur saat libur panjang dalam rangka Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili sekaligus menjelang Ramadhan 1447 Hijriah dan persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 ditegaskan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto dengan mengunjungi Klenteng Eng An Kiong, Selasa (17/02/2026).


Didampingi para pejabat utama (PJU) Polda Jatim dan Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang melakukan pengecekan layanan pengamanan perayaan Imlek di Klenteng bersejarah yang berada di Jalan Martadinata, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.


Kunjungan Jajaran Polda Jatim dan Polresta Malang Kota ini dilakukan untuk memastikan perayaan bertajuk “Harmony of Love & Prosperity” yang berlangsung 14–17 Februari 2026 berjalan aman, tertib, dan penuh suasana toleransi.


Selain memantau kesiapan personel di area ibadah, Kapolda Jatim juga menyoroti aspek lalu lintas.


Jalan Martadinata merupakan jalur provinsi strategis yang menghubungkan arus kendaraan menuju Lumajang dan Blitar, sehingga berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan selama libur panjang.


“Kami memastikan perayaan Imlek di Kota Malang aman dan lancar. Kunjungan kami ini sudah menjadi tanggung jawab kami menjaga Jawa Timur tetap kondusif, baik saat cuti bersama, maupun mitigasi jelang Operasi Ketupat Semeru 2026,” tegas Irjen Nanang.


Menurut Kapolda Jatim, langkah preventif dan preemtif dilakukan melalui penguatan patroli, pengaturan arus lalu lintas, hingga koordinasi intensif dengan pengurus klenteng dan unsur pemerintah daerah. 


Soliditas antar instansi menjadi kunci menciptakan rasa aman bagi masyarakat.


Sementara itu Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pengamanan yang diberikan jajaran kepolisian.


“Kami berterima kasih atas pengamanan dari Polresta Malang Kota dan kunjungan Bapak Kapolda Jatim, sungguh luar biasa perhatian beliau kepada warga khususnya Kota Malang," ungkap Rudi Phan.


Ia mengatakan perayaan tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan momentum menjelang bulan suci Ramadan. 


"Kehadiran Polri bahkan sampai Pak Kapolda Jatim turun lapangan ini memberikan rasa tenang bagi umat dan masyarakat sekitar,” ujar Rudi Phan.


Momentum ini sekaligus mempertegas Kota Malang sebagai kota toleran yang menjunjung tinggi kerukunan dalam keberagaman.


Dengan pengamanan terpadu dan sinergi lintas sektor, Polda Jatim memastikan perayaan berlangsung khidmat sekaligus menjadi bagian dari strategi besar menjaga stabilitas keamanan wilayah menjelang Ramadhan dan arus mudik mendatang. (*)

*Polresta Malang Kota Pertebal Pengamanan Imlek, Personel Disiagakan di Klenteng hingga Pusat Perbelanjaan*


 



MALANG KOTA – Mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat saat libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, sekaligus menyongsong Ramadhan 1447 H dan persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polresta Malang Kota Polda Jatim meningkatkan pengamanan secara menyeluruh di Kota Malang.


Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana mengatakan, langkah tersebut ditunjukkan saat mendampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto saat melakukan pengecekan di Klenteng Eng An Kiong Jalan Martadinata Kota Malang.


Diketahui Klenteng tersebut yang menjadi pusat perayaan Imlek bertema “Harmony of Love & Prosperity” mulai 14–17 Februari 2026 di Kota Malang.


Kombes Pol Putu Kholis menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi ibadah, tetapi juga diperluas ke pusat perbelanjaan modern hingga pasar tradisional.


“Selain meningkatkan pengamanan di klenteng, kami juga menugaskan personel untuk aktif dan fokus di mall, pusat perbelanjaan, serta pasar tradisional, agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” kata Kombes Pol Putu Kholis.


Ia menerangkan, strategi ini merupakan bagian dari langkah preventif dan preemtif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian, copet, maupun kepadatan arus kendaraan di jalur provinsi yang melintas di Kota Malang menuju Lumajang dan Blitar.


Pengamanan di Lokasi Klenteng Polresta Malang Kota melibatkan 47 personel.


Selain itu personel juga patroli dialogis di pusat keramaian, rekayasa lalu lintas situasional, serta penguatan komunikasi dengan pengelola tempat ibadah dan pusat ekonomi masyarakat.


“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, baik ibadah saat Imlek maupun aktivitas ekonomi, berjalan kondusif," ujar Kombes Pol Putu Kholis.


Sementara itu Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kesiapsiagaan apparat, khususnya Polresta Malang Kota, yang sudah menjalin koordinasi intensif serta melakukan pengamanan sejak tahap awal persiapan perayaan.


“Kami mengapresiasi perhatian dan pengamanan Polresta Malang Kota, sejak persiapan Imlek sudah melakukan berkoordinasi hingga puncak acara “Harmony of Love & Prosperity” hari ini berlangsung lebih aman.” ujar Rudi Phan. (*)

Senin, 16 Februari 2026

*Polres Lumajang Lakukan Sterilisasi Vihara Jelang Perayaan Imlek*





LUMAJANG – Dalam rangka memberikan rasa aman dan memastikan situasi kondusif menjelang perayaan Imlek, Satuan Samapta bersama Unit Satwa K9 Satsamapta melaksanakan kegiatan sterilisasi Vihara salah satunya Vihara Sari Putra Meitreya, Senin (16/2/2026) malam.


Kegiatan sterilisasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Lumajang Polda Jatim, AKP Sajito dengan melibatkan personel Satsamapta dan Unit Satwa K9. 


Sterilisasi dilakukan secara menyeluruh sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya ancaman bahan peledak atau benda berbahaya lainnya.


Kasat Samapta Polres Lumajang mengatakan, sterilisasi ini merupakan prosedur standar pengamanan setiap kegiatan keagamaan berskala besar. 


"Tujuannya untuk memastikan area ibadah benar-benar aman sebelum digunakan oleh jemaat,” ujar AKP Sajito.


Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir seluruh area vihara, mulai dari ruang utama ibadah, halaman, hingga area parkir yang digunakan kendaraan jemaat. 


Proses sterilisasi menggunakan peralatan khusus seperti metal detector, mirror, serta melibatkan Satwa K9 jenis Belgian Malinois bernama IRIS yang memiliki kemampuan pelacakan bahan peledak.


AKP Sajito menambahkan, hasil dari kegiatan sterilisasi tidak ditemukan adanya benda mencurigakan maupun indikasi ancaman bahan peledak. 


Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan situasi terpantau aman serta terkendali.


“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan hal-hal yang membahayakan. Kami pastikan vihara dalam kondisi aman dan siap digunakan untuk kegiatan ibadah perayaan Imlek,” jelasnya.


Selain sterilisasi, petugas juga memberikan imbauan kepada panitia vihara agar tetap waspada serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.


Kehadiran personel Polri dalam kegiatan sterilisasi ini mendapat respons positif dari panitia dan jemaat vihara. 


Mereka merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan rangkaian ibadah perayaan Imlek. (*)

*Polres Malang Bongkar Arena Sabung Ayam di Sumberpucung, Berawal dari Laporan 110*

 




*MALANG* – Polres Malang Polda Jatim melalui Polsek Sumberpucung membongkar lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai arena judi sabung ayam di Dusun Kuncoro, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. 


Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat melalui Call Center 110 Polres Malang Polda Jatim.


Tim yang dipimpin Kapolsek Sumberpucung, Iptu Choirul Mustofa bersama Unit Reskrim dan piket fungsi langsung bergerak menuju lokasi usai terima laporan dari warga.


Setibanya di lokasi, Polisi tidak lagi menemukan aktivitas perjudian,namun, petugas mendapati bekas arena sabung ayam yang masih terlihat jelas di area tersebut.


“Petugas hanya menemukan sisa-sisa tempat yang diduga digunakan untuk sabung ayam. Arena tersebut kemudian kami bongkar dan musnahkan di lokasi,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, Senin (16/2).


AKP Bambang menyebut, sarana peralatan yang berkaitan dengan perjudian tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar. 


Langkah ini dilakukan agar tidak dapat digunakan kembali.


“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas serupa, baik ke Polsek terdekat maupun melalui layanan 110," ujar AKP Bambang.


Penanganan cepat Polres Malang Polda Jatim ini adalah bentuk komitmen kami menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. (*)

*Polrestabes Surabaya Amankan 2 Tersangka Pengedar Narkoba,109gr Sabu dan 2.000 Pil LL Disita*


 



SURABAYA - Upaya Polrestabes Surabaya Polda Jatim dalam memutus mata rantai narkoba yang menyasar lingkungan permukiman padat penduduk terus dilakukan.


Seperti operasi yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di kawasan Tambaksari Surabaya, pada Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB bulan lalu.


Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Dodi Pratama mengatakan dari operasi tersebut, dua pemuda asal Tambaksari berinisial M.S  (21)dan F.R (19) diamankan petugas. 


"Keduanya terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu serta sediaan farmasi tanpa izin edar berupa Pil LL," ujar AKBP Dodi, Selasa (17/2/26).


Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya juga mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus yang lebih dahulu menjerat M.S. 


Berdasarkan informasi dan penyelidikan lanjutan, tim Satresnarkoba melakukan upaya paksa berupa penangkapan dan penggeledahan di lokasi yang sama, yakni wilayah Tambaksari, Surabaya.


Dari hasil penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan F.R dalam peredaran narkotika.


"Dalam rangkaian tindakan tersebut, kami mengamankan F.R dan beberapa barang bukti termasuk telepon seluler, plastik klip berisi sabu, serta timbangan digital," tutur AKBP Dodi Pratama.


Ia menjelaskan dari hasil pemeriksaan mengungkap bahwa F.R memperoleh sabu dari M.S, yang diketahui menggunakan nama samaran L. 


Penyerahan barang haram tersebut dilakukan secara langsung pada Selasa, 27 Januari 2026, di kawasan Tambaksari.


Dalam pertemuan itu, F.R menerima sabu seberat sekitar 10 gram dengan tujuan untuk diedarkan sesuai arahan. 


"Peran FR disebut sebagai kurir lapangan, dengan sistem upah berbasis titik ranjauan. Untuk setiap titik distribusi, F.R dijanjikan imbalan sebesar Rp20 ribu," kata AKBP Dodi.


Ia menjelaskan skema ini mencerminkan pola klasik peredaran narkoba yang menyasar anak muda, memanfaatkan tekanan ekonomi serta minimnya kesadaran hukum untuk melancarkan distribusi barang terlarang.


"Dari pengungkapan tersebut, kami menyita barang bukti 49 poket sabu dengan berat keseluruhan 109,31 gram, " kata AKBP Dodi.


Selain itu, petugas juga menemukan dua botol plastik berisi sekitar 2.000 butir Pil LL berlogo Y yang diduga kuat diedarkan tanpa izin resmi.


Kedua terduga pelaku dijerat pasal berlapis. Mereka diduga melanggar ketentuan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal-pasal terkait dalam KUHP terbaru. 


Selain itu, peredaran Pil LL tanpa izin edar juga menjerat mereka dengan Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.


Pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman nyata, terutama di wilayah perkotaan. 


Kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus hadir, menindak tegas pelaku, serta melindungi generasi muda dari jeratan narkoba yang merusak masa depan. (*)

*Polres Sumenep Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Lima Orang Ditetapkan Tersangka*


 



SUMENEP - Satuan Reserse Kriminal Polres Sumenep Polda Jatim berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep. 


Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas pengangkutan solar subsidi tanpa dilengkapi dokumen resmi.


"Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 6 November 2025, sekitar pukul 01.45 WIB, di simpang tiga Jalan Arya Wiraraja, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep," kata AKBP Anang, Selasa (17/2/26).


Petugas Unit Idik II Pidsus Satreskrim Polres Sumenep Polda Jatim melakukan tangkap tangan terhadap Tiga orang laki-laki berinisial M.A., A.S., dan F.R., yang kedapatan mengangkut BBM jenis solar bersubsidi menggunakan dua unit mobil pikap.


Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan satu unit mobil pikap L300 bermuatan 59 jeriken berisi solar subsidi dengan total berat sekitar dua ton, serta satu unit mobil pikap lainnya yang membawa 46 jeriken solar subsidi dan 13 jeriken kosong. 


"Seluruh BBM tersebut tidak dilengkapi surat rekomendasi resmi dan rencananya akan dibawa ke wilayah Kabupaten Pamekasan," terang AKBP Anang.


Hasil pengembangan penyidikan mengungkap bahwa BBM subsidi tersebut diduga milik beberapa pihak lain yang kemudian diketahui berinisial E.S., S.A., A.W., M.S., dan A.A.Z.. 


Berdasarkan gelar perkara dan didukung alat bukti yang sah, penyidik meningkatkan status kelima orang tersebut dari saksi menjadi tersangka.


Penyidik juga menemukan keterlibatan oknum operator SPBU yang membantu proses pengisian BBM dengan menggunakan barcode milik pihak lain, sehingga pembelian solar subsidi dapat dilakukan tanpa surat rekomendasi dari instansi terkait.


Kapolres Sumenep menyebut bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.


Ia juga menegaskan, BBM subsidi adalah hak masyarakat yang harus dijaga penyalurannya. 


"Kami tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan, apalagi yang dilakukan secara terorganisir untuk kepentingan pribadi. Seluruh tersangka akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKBP Anang.


Ia juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi di lapangan.


Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Sumenep Polda Jatim masih terus melengkapi berkas perkara dan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap para tersangka guna proses hukum lebih lanjut. 


Para tersangka dijerat dengan ketentuan Pasal 40 angka 9 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja juncto Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. (*)

*Gerakan Indonesia ASRI : Polres Magetan Gelar Korve di Jalur Pendakian Gunung Lawu*

 




MAGETAN – Dalam rangka melaksanakan program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Polres Magetan Polda Jatim menggelar kegiatan korve dengan memungut sampah di jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Senin (16/2/2026). 


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa bersama para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, Kopasgat TNI AU, serta melibatkan pihak Perhutani KPH Lawu.


Kegiatan korve dilaksanakan di sepanjang jalur pendakian mulai dari pintu masuk Cemoro Sewu. 


Petugas gabungan tampak menyisir jalur pendakian sambil memungut berbagai jenis sampah, terutama sampah plastik dan sampah non-organik lainnya yang berpotensi merusak keindahan dan kelestarian lingkungan.


Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.


Kapolres Magetan juga mengatakan pelaksanaan kegiatan Indonesia ASRI Polres Magetan Polda Jatim melakukan korve di jalur pendakian Cemoro Sewu karena lokasi ini merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Magetan.


"Kita harus jaga bersama kebersihan dan keasriannya di lokasi ini mengingat jalur ini merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Magetan," ujar AKBP Erik.


Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.


"Polri juga mendukung industri pariwisata daerah agar tetap aman, nyaman dan menarik bagi para pengunjung," tegasnya.


Kapolres Magetan mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pegiat pendakian Gunung Lawu, untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan selama melakukan aktivitas pendakian.


Dengan begitu, keindahan, kenyamanan, dan keasrian alam Gunung Lawu dapat terus terjaga untuk generasi mendatang,” tegasnya.


Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri, instansi terkait, dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya Indonesia ASRI. (*)

*Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap 41 Kasus Narkotika Sepanjang Januari 2026*





TANJUNG PERAK - Upaya dalam memberantas peredaran narkotika kembali ditunjukkan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur (Jatiml


Sepanjang periode Januari 2026, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim berhasil mengungkap puluhan kasus narkotika yang tersebar di sejumlah wilayah Surabaya.


Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan mengatakan, pengungkapan itu sekaligus memutus mata rantai peredaran barang haram yang menyasar masyarakat lintas usia dan latar belakang.


"Sepanjang bulan Januari 2026 kami berhasil mengungkap total 41 kasus narkoba dan mengamankan 55 orang sebagai tersangka yang mayoritas berperan sebagai pengedar dan bandar narkotika jenis sabu," jelas AKP Adik, Selasa (17/2/26).


Salah satu pengungkapan yang menyita perhatian terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, di kawasan Jalan Bogen, Surabaya. 


Seorang pria berinisial SR ditangkap saat diduga kuat menjalankan peran sebagai bandar sabu. 


Dari tangan SR, Polisi menyita sabu dengan berat bruto sekitar 31,62 gram yang telah dikemas dalam belasan klip plastik, lengkap dengan timbangan digital, alat bantu pengemasan, uang tunai hasil penjualan, telepon genggam, serta sepeda motor yang digunakan sebagai sarana operasional.


Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa SR memperoleh pasokan sabu dari seorang pemasok berinisial RA yang kini masuk dalam daftar pencarian orang. 


Narkotika tersebut kemudian dipaketkan ulang dan diedarkan kepada pembeli dengan sistem transaksi cepat. 


Modus penyimpanan pun terbilang licik, yakni menyembunyikan sabu di dalam jok sepeda motor untuk menghindari kecurigaan.


Yang memperihatinkan, SR diketahui merupakan residivis kasus narkotika. 


Ia pernah menjalani hukuman penjara pada 2011 dan bebas pada 2014, namun kembali terjerumus dalam jaringan peredaran narkoba demi keuntungan ratusan ribu rupiah per gram.


Pengungkapan lain terjadi pada Kamis, 29 Januari 2026, di Jalan Hangtuah, Surabaya. 


Seorang perempuan berinisial SH diamankan polisi setelah kedapatan menyimpan sabu seberat bruto sekitar 16,53 gram. 


Fakta yang mengundang keprihatinan, barang haram tersebut dititipkan oleh anak kandungnya sendiri yang kini berstatus buronan.


Dalam praktiknya, SH kerap membantu menjual sabu kepada pembeli ketika sang anak tidak berada di rumah. 


Dari setiap transaksi, ia menerima imbalan yang bervariasi. Kasus ini menjadi gambaran nyata bagaimana narkotika mampu merusak nilai-nilai keluarga dan menyeret orang terdekat ke dalam pusaran kejahatan.


Pengungkapan berikutnya berlangsung di wilayah Dukuh Kupang, Surabaya, pada Rabu, 28 Januari 2026. 


Polisi mengamankan dua tersangka berinisial AA dan VY yang diketahui sebagai pasangan suami istri siri. 


Keduanya diduga telah menjalankan bisnis narkotika selama kurang lebih sembilan bulan.


AA berperan sebagai kurir dan penghubung transaksi, sementara VY bertugas menyiapkan sekaligus mengantarkan sabu kepada pembeli. 


Setiap paket dijual dengan sistem antar langsung, menjadikan peredaran narkotika semakin sulit terdeteksi. 


Dari lokasi penangkapan, Polisi mengamankan sabu seberat bruto sekitar 7,61 gram beserta alat timbang, klip plastik, uang tunai, dan sejumlah ponsel.


Kepolisian menegaskan bahwa perang terhadap narkotika akan terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. 


Selain penindakan, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif memberikan informasi demi melindungi generasi muda dari bahaya laten narkoba yang merusak masa depan bangsa.(*)

Hadiri HUT KSPSI ke-53, Kapolri Tegaskan Dukung Perjuangan Buruh

 



Jakata - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Lapangan PT. Victory Ching Luh Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). 


Dalam rangkaian HUT KSPSI  dilaksanakan beberapa kegiatan, di antaranya bakti sosial kesehatan, donor darah, renovasi rumah buruh tak layak huni. Dalam kesempatan ini, Sigit menyampaikan selamat ulang tahun untuk serikat buruh tersebut. 


"Hari ini kami, bersama sama KSPSI melaksanakan rangkaian HUT KSPSI yang dilaksanakan berbagai macam kegiatan, ada donor darah kemudian memberikan santunan bagi keluarga besar KSPSI yang membutuhkan dan juga kita laksanakn kegiatan dalam beberala kegiatan selama satu bulan ke depan," kata Sigit usai memberikan sambutan. 


Pada kesempatan ini, Sigit menegaskan komitmen Polri yang bakal terus mendukung perjuangan buruh untuk semakin sejahtera yang lebih baik. 


"Kami khususnya dari Polri akan terus dukung program terkait masalah dukungan terhadap kaum buruh terkait hak yang memang harus terus dikawal dan dijaga," ujar Sigit. 


Sigit berharap, ke depannya tercipta hubungan industrial yang baik. Perusahaan berjalan dan buruh mendapatkan kesejahteraannya. 


Sigit juga menekankan, bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri akan terus  memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi buruh yang terkena PHK. 


"Desk ketenagakerjaan tentunya terus optimal beri pendampingan termasuk carikan solusi yang dibutuhkan. Sehingga rekan buruh selalu mendapatkan pendampingan dan kepastian masa depan," ucap Sigit. 


Lebih dalam, Sigit juga mengajak seluruh elemen buruh untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. Dengan begitu, lebih banyak terbukanya lapangan pekerjaan untuk buruh. 


"Pemerintah ingin dan terus mendorong lapangan kerja baru dengan berbagai macam program salah satunya program terkait membuka lapngan pekerjaan baik formal ataupun non formal program hilirisasi maupun program lain yang harapannya ini juga bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat. Kemudian bisa dapatkan lapangan kerja harapannya dengan adanya lapangan kerja menimbulkan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi," papar Sigit.


Di sisi lain, Sigit berharap, rekan buruh Indonesia bisa semakin maju dan sejahtera. Menurutnya, buruh harus menujukkan pada dunia bahwa, Indonesia negara yang akan untuk berinvestasi. 


"Saya selalu imbau setiap perjuangan rekan buruh dilaksanakan secara konstruktif kemudian ikuti aturan dan kita tunjukkan ke dunia bahwa Indonesia negara yang ramah terhadap investasi dan buruhnya, buruh yang profesional, dewasa dan yang tentunya akan bisa memberikan ruang investasi nyaman bagi investor yang masuk," tutup Sigit.

Polri Proses Kode Etik Berat Mantan Kapolres Bima Kota, Kadivhumas: Tidak Ada Toleransi bagi Pelanggaran Narkoba


 


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam menindak tegas dugaan pelanggaran kode etik dan tindak pidana narkotika yang melibatkan mantan Kapolres Bima Kota, AKBP DPK. Proses penegakan hukum dan kode etik terus berjalan, termasuk rencana sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) pada 19 Februari 2026.


Berdasarkan hasil penyelidikan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri, AKBP DPK diduga terlibat penyalahgunaan wewenang dengan meminta dan menerima setoran dari bandar narkoba melalui mantan Kasat Narkoba Polres Bima Kota, AKP M, sebesar Rp300 juta per bulan. 


Sebelumnya, AKP M telah menjalani sidang KKEP oleh Bidpropam Polda NTB dengan putusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) serta telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pidana narkotika oleh Ditresnarkoba Polda NTB. 


Dalam pengembangan perkara, penyidik Divpropam Polri juga menemukan sejumlah barang yang diduga narkotika di rumah AKBP DPK di Tangerang Selatan, antara lain sabu 16,3 gram, ekstasi 50 butir, alprazolam 19 butir, happy five 2 butir, dan ketamin 5 gram. Seluruh barang bukti tersebut telah diserahkan ke Direktorat IV Narkoba Bareskrim Polri untuk proses pidana. 


Hasil gelar perkara Biro Wabprof Divpropam Polri menyimpulkan dugaan pelanggaran kode etik AKBP DPK termasuk kategori berat, melanggar ketentuan PP Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri serta Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri. 


Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa Polri tidak akan mentolerir setiap bentuk pelanggaran, terlebih yang berkaitan dengan narkotika.


“Polri berkomitmen menindak tegas setiap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran hukum maupun kode etik, khususnya terkait penyalahgunaan narkotika. Tidak ada ruang bagi pelanggar di institusi Polri,” tegasnya.


Ia menambahkan, proses hukum pidana dan kode etik terhadap AKBP DPK akan berjalan paralel secara transparan dan akuntabel. 


“Penanganan perkara ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menjaga integritas serta kepercayaan publik terhadap institusi,” ujar Kadivhumas.


Divpropam Polri menjadwalkan sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri terhadap AKBP DPK pada Kamis, 19 Februari 2026. Sidang tersebut akan menentukan sanksi etik atas dugaan pelanggaran berat yang dilakukan. 


Polri menegaskan bahwa setiap pelanggaran anggota, terutama terkait narkotika, akan diproses secara tegas sebagai bagian dari komitmen bersih-bersih internal dan penguatan reformasi institusi.

Momen Kapolri Ikut Donor Darah saat Hadiri Baksos HUT ke-53 Buruh KSPSI

 



Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ikut melaksanakan donor darah saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 elemen buruh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). 


Kapolri awalnya meninjau langsung sejumlah rangkaian kegiatan ulang tahun dari KSPSI di Lapangan PT. Victory Ching Luh Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). Ia melihat secara langsung buruh dan masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal terkait acara tersebut. 


Seketika tiba di tempat donor darah, Sigit langsung memutuskan untuk ikut menyumbangkan dengan tujuan agar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan donor darah. 


Ia diperiksa oleh tenaga kesehatan. Setelah dinyatakan sehat, Sigit pun melanjutkan dengan melakukan proses pendonoran darah. 


Usai mendonorkan darahnya, Sigit melanjutkan tinjauannya. Ia juga sempat berbincang, menyapa dan memenuhi keinginan buruh serta masyarakat yang ingin berfoto bersama. 


Dalam kegiatan tersebut, Sigit menegaskan komitmen Polri yang bakal terus mendukung perjuangan buruh untuk semakin sejahtera yang lebih baik. Menurutnya, hal tersebut harus dikawal dan dijaga. 


"Kami khususnya dari Polri akan terus dukung program terkait masalah dukungan terhadap kaum buruh terkait hak yang memang harus terus dikawal dan dijaga," ujar Sigit. 


Sigit berharap, ke depannya tercipta hubungan industrial yang baik. Perusahaan berjalan dan buruh mendapatkan kesejahteraannya. 


Dalam rangkaian HUT KSPSI  dilaksanakan beberapa kegiatan, di antaranya bakti sosial kesehatan, donor darah, renovasi rumah buruh tak layak huni. Dalam kesempatan ini, Sigit menyampaikan selamat ulang tahun untuk serikat buruh tersebut. 


Sigit juga menekankan, bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri akan terus  memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi buruh yang terkena PHK. 


"Desk ketenagakerjaan tentunya terus optimal beri pendampingan termasuk carikan solusi yang dibutuhkan. Sehingga rekan buruh selalu mendapatkan pendampingan dan kepastian masa depan," ucap Sigit. 


Lebih dalam, Sigit juga mengajak seluruh elemen buruh untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. Dengan begitu, lebih banyak terbukanya lapangan pekerjaan untuk buruh. 


"Pemerintah ingin dan terus mendorong lapangan kerja baru dengan berbagai macam program salah satunya program terkait membuka lapngan pekerjaan baik formal ataupun non formal program hilirisasi maupun program lain yang harapannya ini juga bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat. Kemudian bisa dapatkan lapangan kerja harapannya dengan adanya lapangan kerja menimbulkan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi," papar Sigit.

Minggu, 15 Februari 2026

*Gerakan Indonesia Asri, Polres Probolinggo Bersih - bersih Lokasi Wisata Bromo*



PROBOLINGGO - Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menjadi pusat perhatian melalui kegiatan kerja bakti massal yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan pariwisata.


Polres Probolinggo Polda Jatim bersinergi dengan TNI, pelaku usaha wisata, Forum Sahabat Gunung, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, pengelola hotel, sopir jeep wisata, hingga pedagang asongan, melaksanakan aksi bersih-bersih di sejumlah titik kawasan Bromo, Sabtu (14/2/2026).


Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program “Indonesia Asri” sekaligus upaya nyata menjaga kelestarian alam serta kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Bromo. 


Aksi bersih-bersih menyasar sejumlah titik strategis, mulai jalan masuk menuju lautan pasir, area lautan, Lembah Watangan, hingga sekitar Pura Agung Poten Luhur.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud sinergitas antara kepolisian, TNI, pengelola taman nasional, dan seluruh elemen masyarakat wisata.


“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian Gunung Bromo bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolsek Sukapura.


Lebih lanjut, AKP Ardhi menegaskan bahwa kebersihan kawasan wisata sangat berpengaruh terhadap citra daerah dan keberlangsungan ekonomi masyarakat setempat.


“Jika lingkungan terjaga, wisatawan akan merasa nyaman dan aman. Dampaknya tentu dirasakan langsung oleh pelaku usaha, mulai dari hotel, penyedia jasa transportasi, hingga pedagang kecil,” imbuh AKP Ardhi. 


Melalui kerja bakti ini, seluruh pihak menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan Indonesia Asri sekaligus mengajak wisatawan untuk lebih peduli terhadap lingkungan.


Dalam kesempatan tersebut, AKP Ardhi juga menyampaikan imbauan khusus kepada para pengunjung Taman Nasional Bromo Tengger Semeru agar senantiasa menjaga kebersihan dan mematuhi aturan yang berlaku.


“Kami mengimbau seluruh wisatawan agar tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak fasilitas umum, serta tetap memperhatikan keselamatan selama berada di kawasan wisata,” tegas Kapolsek Sukapura. 


Ketua Komunitas Alam Hijau Prabulinggih, Bambang Heri Wahyudi, mengapresiasi inisiatif bersama ini sebagai langkah konkret dalam menjaga ekosistem kawasan konservasi.


“Alhamdulillah, ratusan peserta yang bergabung berhasil mengumpulkan sampah setara lima kendaraan, baik truk maupun pikap,” ujar Bambang.


Sementara itu, para pelaku usaha wisata berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, terutama saat momen libur panjang ketika jumlah pengunjung meningkat signifikan.


Dengan semangat gotong royong, seluruh peserta berharap aksi bersih-bersih ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga keindahan dan kelestarian kawasan wisata kebanggaan Jawa Timur tersebut demi generasi mendatang. (*)

*Polresta Sidoarjo Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi Jadi Gas Portabel*




SIDOARJO - Satreskrim Polresta Sidoarjo Polda Jatim berhasil membongkar kasus pengoplosan LPG 3 kilogram bersubsidi yang dipindahkan ke tabung gas portabel ukuran 235 gram, untuk diperjualbelikan ke masyarakat. 


Bermula dari laporan Masyarakat, Tim Opsnal Satreskrim Polresta Sidoarjo Polda Jatim melakukan penyelidikan di wilayah Kepuh Permai, Desa Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru pada 6 Februari 2026. 


Di lokasi tersebut, petugas mendapati seorang pria tengah mengangkut tabung gas portabel yang diduga hasil pengoplosan dan siap kirim. 


Pelaku diketahui berinisial M (37), warga Sidoarjo yang berprofesi sebagai wiraswasta. 


Dari hasil pemeriksaan di lokasi, didapatkan berbagai peralatan yang digunakan untuk memindahkan isi LPG subsidi 3 Kg ke tabung gas portabel, termasuk regulator, selang, alat pengisi ulang, timbangan digital hingga alat press. 


Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengatakan dalam penggerebekan tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 13 tabung LPG 3 Kg bersubsidi, lebih dari seribu tabung portabel kosong, serta ratusan tabung gas portabel yang sudah terisi. 


"Produk gas portabel tersebut dijual dengan merek tertentu, namun isinya tidak sesuai dengan keterangan berat pada label,” ujar Kombes. Pol. Christian Tobing, Sabtu (14/2/2026).


Hasil pemeriksaan mengungkap, praktik ilegal ini telah dijalankan pelaku selama kurang lebih dua tahun. 


Awalnya dilakukan secara kecil-kecilan saat pelaku masih bekerja di sebuah perusahaan terpal. 


Namun setelah mengalami PHK, pelaku fokus menjalankan usaha pengoplosan tersebut. 


"Ide melakukan pemindahan gas bahkan diperoleh dari tayangan video di YouTube," terang Kombes. Pol. Christian Tobing.


Dari pengakuan pelaku, setiap kaleng gas portabel pelaku meraup keuntungan sekitar Rp. 4.000. 


Dalam sehari, ia mampu memproduksi sekitar 140 tabung dan dalam sebulan bisa mencapai ribuan tabung. 


Omzet yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp. 30 juta per bulan. Distribusi penjualan dilakukan di wilayah Sidoarjo dan Surabaya. 


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2023, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar. 


Pelaku juga dikenakan Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara atau denda hingga Rp. 2 miliar. (*)

 

*Berkontribusi Nyata Akpol 98 Dukung Pembentukan Perwira Polri yang Presisi*


 


SEMARANG - Akpol Angkatan 1998 Batalyon Parama Satwika berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan di lingkungan Akademi Kepolisian. 


Hal itu diwujudkan dalam bentuk pembangunan Loby Parama Satwika yang sudah diresmikan dengan dihadiri langsung Dosen Kepolisian Utama Tk 2 Akpol, Brigjen Pol. Suharjimantoro yang mewakili Gubernur Akpol di Semarang, Minggu (15/2/26).


Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi selaku Ketua Alumni Akpol 1998, menyatakan bahwa Lobby Parama Satwika dibangun sebagai fasilitas pendukung yang berfungsi sebagai ruang penerima, ruang interaksi, serta sarana representatif bagi kegiatan akademik dan kelembagaan. 


Kehadiran lobby ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi taruna, tenaga pendidik, serta seluruh civitas akademika dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, tertib, dan profesional.


“Dengan diresmikannya Lobby Parama Satwika, diharapkan sarana prasarana pendidikan di Akademi Kepolisian semakin memadai, serta mampu mendukung proses pembelajaran yang efektif dalam mencetak perwira Polri yang profesional, modern, dan terpercaya,” jelasnya.


Ia menegaskan, pembangunan loby ini tentunya merupakan wujud bhakti Akpol Angkatan 1998. Pembangunan fasilitas ini juga menjadi simbol kepedulian dan ikatan emosional alumni terhadap almamater.


“Sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Akademi Kepolisian sebagai lembaga pendidikan pembentukan perwira Polri yang unggul, berintegritas, dan berkarakter kebhayangkaraan,” ungkapnya. (*)

Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Polri Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Oknum Internal


 


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam memberantas tindak pidana narkotika tanpa pandang bulu, termasuk terhadap oknum internal Polri. Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Edison Isir, dalam doorstop di Lobby Lantai 1 Gedung Divhumas Polri, Minggu (15/2) malam.


Kadivhumas Polri menyampaikan bahwa Bareskrim Polri telah menetapkan mantan Kapolres Bima Kota berinisial AKBP DPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan jaringan narkoba yang sebelumnya melibatkan anggota Polri lain di wilayah Nusa Tenggara Barat.


“Sebagai institusi penegak hukum yang mengemban amanat untuk memberantas segala bentuk tindak pidana, termasuk narkotika yang merupakan kejahatan luar biasa, Polri tidak mentoleransi segala bentuk penyalahgunaan narkotika dan psikotropika, baik oleh masyarakat maupun oknum internal Polri,” tegas Kadivhumas Polri.


Pengungkapan perkara bermula dari penangkapan dua asisten rumah tangga milik tersangka anggota Polri BRIPKA KIR dan istrinya AN, dengan barang bukti sabu 30,415 gram di rumah pribadi keduanya. Dari hasil pengembangan Ditresnarkoba Polda NTB, ditemukan keterlibatan AKP ML dalam jaringan tersebut.


Pemeriksaan lanjutan oleh Bidpropam Polda NTB terhadap AKP ML menunjukkan hasil positif amfetamin dan metamfetamin. Penggeledahan di ruang kerja dan rumah jabatan AKP ML kemudian menemukan lima paket sabu seberat 488,496 gram. Dari keterangan AKP ML, terungkap dugaan keterlibatan AKBP DPK.


Tim gabungan Biro Paminal Divpropam Polri dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah pribadi AKBP DPK di Tangerang pada 11 Februari 2026. Dari lokasi tersebut, penyidik menemukan sabu 16,3 gram, ekstasi 50 butir, alprazolam 19 butir, Happy Five 2 butir, dan ketamin 5 gram.


Atas perbuatannya, AKBP DPK dijerat Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Ketentuan Pidana serta Pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun dan denda hingga Rp2 miliar.


Kadivhumas menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus bagi tersangka meski berasal dari internal Polri. Saat ini AKBP DPK masih menjalani penempatan khusus oleh Divpropam Polri sembari menunggu proses kode etik yang dijadwalkan 19 Februari 2026.


“Pimpinan Polri sudah tegas menjamin tidak ada impunitas bagi personel Polri yang terlibat jaringan narkotika. Kami justru menerapkan standar pemeriksaan yang lebih ketat guna menjaga marwah institusi,” ujar Kadivhumas.


Polri juga telah membentuk tim gabungan Ditipidnarkoba Bareskrim Polri dan Ditresnarkoba Polda NTB untuk mendalami jaringan lebih luas, termasuk mengejar bandar berinisial E yang diduga menjadi pemasok narkotika kepada para tersangka. Berdasarkan pemeriksaan sementara, keterlibatan jaringan ini diperkirakan berlangsung sejak Agustus 2025.


“Jika ditemukan lagi personel yang terlibat mendukung kegiatan ilegal ini, kami akan proses hukum dan kode etik tanpa terkecuali. Ini wujud komitmen Polri dalam perang terhadap narkoba yang mengancam generasi bangsa,” tegas Kadivhumas.


Polri mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Dukungan publik dinilai menjadi faktor penting dalam upaya pemberantasan narkotika secara menyeluruh di Indonesia.

*Polres Pelabuhan Tanjungperak Sterilisasi Klenteng Jelang Perayaan Imlek*


 



TANJUNGPERAK - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, jaminan keamanan rumah ibadah menjadi prioritas utama bagi Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim.


Dengan melakukan sterilisasi di sejumlah klenteng di wilayah hukumnya, Polres Pelabuhan Tanjungperak memastikan tidak ada ancaman teror maupun gangguan keamanan saat umat melaksanakan perayaan hari keagamaan.


Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, AKBP Wahyu Hidayat melalui Kasi Humas, Iptu Suroto mengatakan sterilisasi dilakukan Lima lokasi peribadatan secara maraton.


"Petugas melaksanakan sterilisasi di 5 Klenteng yang ada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjungperak," ujarnya, Minggu (15/2/26).


Kegiatan penyisiran tersebut kata Iptu Suroto dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali Satsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Hari Kurniawan. 


Dimulai dari Klenteng Sam Poo Tay Djien (Mbah Ratu) di Jalan Demak, tim kemudian bergerak ke kawasan Pecinan untuk memeriksa Klenteng Pak Kik Bio-Hian Thian Siang Tee di Jalan Jagalan dan Klenteng Sukhaloka di Jalan Cokelat.


Pemeriksaan berlanjut ke Klenteng Hong Tiek Hian (Tri Dharma) di Jalan Dukuh, Nyamplungan, hingga menyasar Klenteng Sanggar Agung (Hong San) di kawasan Kenjeran. 


Petugas memeriksa setiap sudut ruangan, altar, hingga pot bunga menggunakan alat deteksi untuk mengantisipasi adanya benda berbahaya.


”Alhamdulillah tidak ditemukan benda mencurigakan, bahan peledak (handak), atau barang lain yang dapat mengganggu jalannya ibadah. Situasi di sekitar klenteng tertib dan kondusif,” kata Iptu Suroto.


Ia menegaskan bahwa sterilisasi ini merupakan upaya preventif kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada umat yang merayakan Imlek.


"Pengamanan dan monitoring di beberapa klenteng wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjungperak akan tetap dilaksanakan guna cipta kondisi yang kondusif,”tegas Iptu Suroto.


Langkah sigap Polres Pelabuhan Tanjungperak ini mendapat respons positif dari para pengurus klenteng.


Mereka menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pengamanan ketat yang dilakukan kepolisian, sehingga umat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk. (*)

*SPPG Polres Gresik di Bedilan Diresmikan Dukung Penguatan Gizi Nasional*





GRESIK - Komitmen mendukung penguatan gizi nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, Polres Gresik Polda Jatim telah mendirikan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di beberapa titik wilayah Kabupaten Gresik.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution kepada awak media di Gresik, Senin (16/2/26).


Ia mengatakan, SPPG ini dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik.


Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan dukungan penuh terhadap pengoperasian dapur gizi tersebut. 


Polres Gresik Polda Jatim juga menyiapkan penambahan pelayanan pemberian bantuan gizi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Yayasan SLB Kemala Bhayangkari II Gresik.


Kapolres Gresik juga menyebut pemanfaatan aset Polri maupun skema pinjam pakai lahan desa, sebagai bentuk optimalisasi sumber daya demi kepentingan masyarakat luas.


Seluruh kesiapan kegiatan, mulai dari personel, peralatan, hingga dukungan teknis lainnya, telah dipersiapkan secara matang. 


"Penambahan layanan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas jangkauan penerima manfaat program gizi," kata AKBP Ramadhan Nasution.


Ia mengatakan untuk sementara, tercatat sekitar 3.000 hingga 4.000 penerima manfaat yang akan dilayani. 


Kapolres Gresik mengungkapkan, sasaran program tidak hanya anak-anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat yang membutuhkan dalam radius 3 hingga 6 kilometer dari lokasi SPPG.


"Program ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam upaya pencegahan dan penanganan kekurangan gizi di wilayah Gresik,"tambah AKBP Ramadhan Nasution.


Dengan dukungan pelayanan yang optimal, kebutuhan gizi masyarakat diharapkan dapat terpenuhi secara merata.


Sementara itu Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Yanggi Ramadhan juga telah meresmikan SPPG di Bedilan, Jumat (13/2/26) pekan lalu.


Peresmian tersebut dilaksanakan saat groundbreaking serentak Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Polri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, yang digelar secara daring.


Ny. Yanggi Ramadhan memaparkan bahwa Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik kini telah memiliki beberapa titik SPPG, diantaranya di Yosowilangun, Pongangan, Manyarejo, Bedilan, dan Randuagung. 


"Yang baru kami resmikan pekan lalu SPPG yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat No. 22, Bedilan, Kabupaten Gresik," ujar Ny. Yanggi Ramadhan.


Ia juga mengatakan ada Dua lokasi tambahan di Benjeng dan Driyorejo masih dalam tahap pembangunan.


“Program ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam mendukung program pemerintah mencetak generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutur Ny. Yanggi. (*)

Kemala Run 2026 Siap Digelar di Bali, Usung Semangat Charity dan Targetkan 10.000 Pelari*


 


Jakarta, 15 Februari 2026 – Yayasan Kemala Bhayangkari kembali menggelar ajang lari dua tahunan, Kemala Run 2026, yang akan berlangsung pada 19 April 2026 di Bali United Training Centre, Gianyar, Bali. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Syah Grup dan diharapkan menjadi magnet sport tourism sekaligus gerakan kemanusiaan berskala nasional dan internasional.


Ketua Panitia Kemala Run 2026, Deni Agus Suryo, menjelaskan bahwa Bali dipilih karena memiliki daya tarik global, infrastruktur memadai, serta nilai budaya yang selaras dengan semangat acara.


“Kami memilih Bali sebagai lokasi Kemala Run 2026 karena memiliki kombinasi ideal antara daya tarik internasional, infrastruktur yang memadai, serta nilai budaya yang sejalan dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan yang diusung dalam acara ini,” ujar Deni dalam jumpa pers di Kompleks GBK, Minggu (15/2/2026).


Mengusung kampanye “Charity for Indonesia”, Kemala Run 2026 tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga gerakan sosial. Setiap peserta diajak berlari sambil berdonasi, dengan seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu pemulihan korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.


Menurut Deni, ajang ini dirancang sebagai ruang kebersamaan antara olahraga dan kepedulian sosial. “Kemala Run 2026 bukan sekadar tentang berlari, tetapi berlari sambil berdonasi. Setiap kilometer yang ditempuh memiliki makna karena di baliknya ada harapan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” katanya.


Event ini menargetkan partisipasi hingga 10.000 pelari, mulai dari pelari profesional hingga rekreasional, baik dari dalam maupun luar negeri. Selain kategori umum, lomba juga akan diikuti keluarga besar Bhayangkari, komunitas, masyarakat umum, influencer, serta menghadirkan kelas kompetisi khusus bagi anggota TNI dan Polri.


Tiga kategori lomba yang dipertandingkan meliputi Half Marathon (21,1 kilometer), 10K, dan 5K. Kemala Run 2026 juga menawarkan total hadiah senilai Rp3,5 miliar, menjadikannya salah satu ajang lari dengan hadiah terbesar di Indonesia.


Tak hanya berfokus pada olahraga, penyelenggara turut melibatkan masyarakat setempat melalui berbagai lomba berbasis kearifan lokal, seperti lomba penjor, kebersihan desa dan banjar, serta supporter dan cheering. Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu mendorong partisipasi warga, memperkuat nilai gotong royong, sekaligus mempromosikan budaya Bali.


Kemala Run 2026 juga akan menghadirkan booth UMKM yang menampilkan produk unggulan pelaku usaha binaan Yayasan Kemala Bhayangkari, workshop, serta panggung hiburan musik untuk menyemarakkan acara. Selain itu, peserta dapat menikmati wellness experience seperti cold plunge, sport massage, dan chill area guna membantu pemulihan tubuh setelah berlari.


Sebagai organisasi yang berkomitmen mendukung pembangunan masyarakat melalui program pendidikan, sosial, dan budaya, Yayasan Kemala Bhayangkari berharap Kemala Run 2026 dapat memberikan dampak nyata sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan.


Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi penyelenggara di [www.tourofkemala.id](http://www.tourofkemala.id) serta akun Instagram @tourofkemala. Ajang ini diharapkan menjadi momen bersejarah yang memadukan olahraga, pariwisata, dan aksi sosial dalam satu perhelatan besar.

*Korlantas Polri Maksimalkan ETLE Drone Patrol Presisi di Tol Tangerang - Jakarta*





JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melalui Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) kembali mengintensifkan operasional ETLE Drone Patrol Presisi dengan fokus pengawasan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL).


Kali ini ETLE Drone Patrol Presisi diterbangkan di atas ruas Tol Tangerang - Jakarta KM 15. 


Penguatan pengawasan ini sesuai arahan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, sebagai bagian dari strategi nasional dalam menciptakan sistem angkutan barang yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan.


Hal tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H di Jakarta, Senin (16/2/26).


Menurut Brigjen Pol. Faizal, ruas Tol Tangerang-Jakarta merupakan jalur utama penghubung antara Ibu Kota dan wilayah Banten hingga akses menuju kawasan industri serta pelabuhan penyeberangan Merak. 


Mobilitas kendaraan angkutan barang yang tinggi, khususnya truk logistik dan kontainer, menjadikan KM 15 sebagai titik krusial dalam pengendalian pelanggaran dimensi dan muatan dikarenakan terdapat Rest Area untuk peristirahatan dan keluar masuk kendaraan.


"Pengawasan berbasis udara dinilai mampu menjangkau area lebih luas dan memetakan potensi pelanggaran secara komprehensif," ujar Brigjen Pol. Faizal.


Ia menjelaskan,dalam pelaksanaanya, Tim melakukan analisis kepadatan arus kendaraan, identifikasi jam rawan pelanggaran, serta penentuan sektor terbang drone guna memastikan pengawasan berjalan efektif dan terarah.


Sementara itu saat ditemui di lapangan, Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, penggunaan drone ETLE memungkinkan pemantauan dilakukan secara real time melalui kamera resolusi tinggi.


"Kamera tersebut terintegrasi dengan sistem Automatic Number Plate Recognition (ANPR),"ujar Kombes Pol Dwi Sumrahadi.


Ia mengatakan teknologi ini mampu membaca pelat nomor kendaraan secara otomatis sekaligus merekam detail fisik kendaraan, termasuk tinggi bak, panjang rangka, konfigurasi sumbu roda, hingga indikasi distribusi muatan yang tidak proporsional.


"Dengan pendekatan ini, proses pengawasan dapat dilaksanakan tanpa menghentikan kendaraan di lajur, sehingga arus lalu lintas tetap terjaga," terang Kombes Dwi Sumrahadi.


Selain mendeteksi pelanggaran, sistem ETLE Drone juga mendukung pengumpulan data analitis terkait pola operasional angkutan barang. 


Data tersebut menjadi dasar evaluasi berkelanjutan dalam penyusunan strategi pengawasan dan pembinaan kepada perusahaan angkutan. 


"Pendekatan berbasis data ini memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan penanganan pelanggaran," kata Kombes Dwi Sumrahadi.


Sebagai koordinator teknis di lapangan,Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri ini mengatakan ada 5 sasaran prioritas pengawasan.


Pertama adalah Kendaraan angkutan barang dengan dimensi tidak sesuai standar teknis pabrikan;


Kedua; Truk yang mengangkut muatan melebihi daya angkut yang diperbolehkan;


Ketiga; Modifikasi sasis, rangka, atau bak kendaraan tanpa uji tipe resmi;


Keempat ; Kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dan Kelima adalah pelanggaran pengaturan lajur kendaraan berat di jalan tol.


Pelaksanaan kegiatan ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 48 dan Pasal 169 mengenai persyaratan teknis dan laik jalan, Pasal 277 terkait perubahan bentuk dan dimensi kendaraan, serta Pasal 307 mengenai ketentuan muatan angkutan barang. 


"Ketentuan tersebut menjadi dasar hukum dalam setiap proses verifikasi dan penerbitan sanksi administratif melalui sistem elektronik," pungkas Kombes Dwi Sumrahadi. 


Dengan pengawasan udara yang presisi, adaptif, dan berkelanjutan, Korlantas Polri menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sistem transportasi nasional yang modern dan berbasis teknologi. 


Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap kelancaran distribusi logistik menuju kawasan industri dan pelabuhan, sehingga stabilitas arus barang tetap terjaga tanpa mengesampingkan aspek keselamatan berlalu lintas. (*)

Tinjau Hunian Sementara Korban Bencana di Tapteng, Kapolri-Ketua Komisi IV Salurkan 16 Truk Bantuan Kemanusiaan


 


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siri Hediati Hariyadi meninjau lokasi Hunian Sementara (Huntara) Asrama Haji Pinangsori untuk korban bencana di wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.


Kunjungan tersebut dilakukan pada Minggu (15/2) untuk melihat situasi dan kondisi terkini masyarakat yang sempat terkena bencana banjir dan longsor serta mengetahui apa yang masih dibutuhkan oleh para korban. 


"Hari ini kami bersama-sama dengan Ibu Ketua Komisi IV bisa berinteraksi untuk mendengarkan langsung dan melihat situasi dan kondisi masyarakat khususnya yang mengungsi sementara di huntara," jelasnya.


Dalam kunjungan tersebut, Sigit mengatakan pihaknya juga akan menyalurkan total 16 truk bantuan kemanusiaan untuk Huntara Asrama Haji Pinangsori dan tempat lainnya di Tapanuli Tengah yang masih membutuhkan. 


Ia menjelaskan proses penyaluran bantuan akan dibantu oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu sesuai dengan kebutuhannya di masing-masing lokasi. Selain itu, kata dia, ada juga bantuan kemanusiaan yang turut diberikan oleh Titiek Soeharto selaku Ketua Komisi IV DPR. 


"Ada kurang lebih 16 truk yang akan kami salurkan baik di huntara ini maupun di kabupaten-kabupaten yang ada di wilayah Tapteng," jelasnya.


"Nanti Pak Bupati yang akan membagi terkait kebutuhan yang diperlukan seperti pakaian, bahan makanan, obat, snack dan juga ada bantuan dari Ibu Ketua Komisi IV," imbuhnya. 


Selain itu, kata dia, terdapat juga bantuan berupa seragam sekolah, buku pelajaran serta tas untuk para siswa yang terdampak bencana. 


"Mudah mudahan ini juga bisa membantu meringankan sekaligus juga mempercepat rangkaian proses pemulihan pasca bencana kemarin," tuturnya. 


Di sisi lain, Sigit mengatakan dirinya telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat membantu proses penanganan bencana dan masalah yang dialami masyarakat pasca kejadian tersebut. 


"Kita sama-sama berdoa agar bencana ini segera bisa tertanggulangi," pungkasnya.

*Pastikan Imlek Kondusif, Kapolres Gresik Tinjau Pengamanan di Klenteng Kim Hin Kiong*

GRESIK - Menjelang puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, melakukan peninjauan langsung kesiapan pen...