Selasa, 30 Desember 2025

Polantas Menyapa Satlantas Polres Madiun Kota Tekankan Pentingnya Administrasi Berkendara*


 *


MADIUN KOTA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan *Polantas Menyapa* pada Rabu, 31 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.


Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas secara langsung menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon yang telah memenuhi seluruh persyaratan. Penyerahan SIM dilakukan secara humanis dan disertai dengan pemberian arahan terkait pentingnya kelengkapan administrasi dalam berkendara.


Kasatlantas Polres Madiun Kota, *AKP Nanang Cahyono, S.Pd** menyampaikan bahwa administrasi berkendara, seperti kepemilikan SIM dan STNK, merupakan kewajiban setiap pengendara yang harus dipatuhi. Menurutnya, kelengkapan administrasi tidak hanya sebagai syarat hukum, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab dan kesadaran dalam berlalu lintas.


“Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa tertib administrasi berkendara adalah bagian dari keselamatan di jalan. SIM bukan hanya kartu identitas, tetapi bukti bahwa pengendara telah memenuhi syarat kompetensi,” ujar AKP Nanang Cahyono.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Kegiatan Polantas Menyapa ini mendapat respons positif dari masyarakat. Diharapkan, melalui pendekatan yang persuasif dan edukatif, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota.

Senin, 29 Desember 2025

Polantas Menyapa Satlantas Polres Madiun Kota, Hadirkan Pelayanan Pajak dengan Program Walk Thru*


 *


Madiun – Satlantas Polres Madiun Kota terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan *Polantas Menyapa*, yang dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025, Satlantas Polres Madiun Kota menghadirkan pelayanan langsung kepada wajib pajak kendaraan bermotor dengan mengusung program unggulan *Walk Thru*.


Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses pembayaran pajak kendaraan bermotor, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan nyaman. Dengan sistem *Walk Thru*, wajib pajak cukup berjalan melalui alur pelayanan yang telah disiapkan tanpa harus menunggu lama atau berpindah-pindah loket.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menjelaskan bahwa program *Walk Thru* merupakan terobosan inovatif dan unggulan Satlantas dalam mendukung pelayanan publik yang modern dan humanis.


“Program *Walk Thru* ini kami hadirkan sebagai bentuk inovasi pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, wajib pajak tidak lagi merasa kesulitan atau terbebani dalam proses pembayaran pajak kendaraan. Cukup satu alur, pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah,” ujar AKP Nanang Cahyono.


Ia menambahkan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* juga menjadi sarana komunikasi langsung antara petugas kepolisian dengan masyarakat, sehingga dapat menerima masukan sekaligus memberikan edukasi terkait tertib berlalu lintas dan kewajiban administrasi kendaraan.


Dengan adanya program unggulan *Walk Thru*, Satlantas Polres Madiun Kota berharap tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian yang profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Minggu, 28 Desember 2025

Polantas Menyapa: Humanis, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan SIM dan Edukasi Administrasi Berkendara*


 *

Madiun Kota – Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan *Polantas Menyapa* pada Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi dan tertib berlalu lintas.


Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas secara langsung menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon. Tidak hanya itu, petugas juga memberikan arahan dan edukasi terkait pentingnya kelengkapan administrasi berkendara, seperti membawa SIM dan STNK saat berkendara di jalan raya.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* merupakan sarana untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa administrasi berkendara bukan sekadar formalitas, namun bagian dari keselamatan dan kepatuhan hukum di jalan. Dengan kelengkapan surat-surat, diharapkan dapat meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Ia menambahkan, pelayanan yang diberikan dilakukan secara humanis dan profesional agar masyarakat merasa nyaman serta terbantu dalam pengurusan SIM.


Masyarakat yang menerima SIM mengaku senang dengan pelayanan yang ramah dan informatif dari petugas. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin.


Melalui program *Polantas Menyapa*, Satlantas Polres Madiun Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta membangun budaya tertib berlalu lintas demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Madiun.

Jumat, 26 Desember 2025

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan SIM dan Berikan Edukasi Tertib Administrasi Berkendara*

 

*

MADIUN KOTA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota menggelar kegiatan *Polantas Menyapa* pada Sabtu, 27 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan humanis kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.


Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas secara langsung menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon yang telah memenuhi persyaratan. Tidak hanya penyerahan SIM, petugas juga memberikan arahan dan edukasi mengenai pentingnya kelengkapan administrasi berkendara serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.


Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya tertib administrasi dalam berkendara.


“SIM bukan hanya sebagai syarat legal dalam mengemudikan kendaraan, tetapi juga bukti bahwa pengendara telah memiliki kompetensi dan pemahaman terkait keselamatan berlalu lintas. Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu melengkapi administrasi berkendara dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujar AKP Nanang Cahyono.


Ia juga menambahkan bahwa tertib administrasi merupakan bagian dari budaya tertib berlalu lintas yang harus ditanamkan sejak dini. Dengan kelengkapan surat-surat dan kepatuhan terhadap aturan, diharapkan dapat menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota.


Melalui kegiatan *Polantas Menyapa* ini, Satlantas Polres Madiun Kota berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan, ketertiban, dan disiplin dalam berlalu lintas, serta terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

Selasa, 23 Desember 2025

Polantas Menyapa: Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan SIM dan Edukasi Administrasi Berkendara*


 *


*Madiun Kota* – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan “Polantas Menyapa”pada Rabu, 24 Desember 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan pelayanan Satpas SIM dengan agenda utama penyerahan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon, sekaligus memberikan arahan tentang pentingnya administrasi berkendara yang tertib dan lengkap.


Petugas Satlantas secara humanis menyerahkan SIM kepada masyarakat yang telah dinyatakan lulus dalam proses penerbitan, sembari menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas. Masyarakat juga diingatkan agar selalu membawa kelengkapan administrasi, seperti SIM dan STNK, saat berkendara di jalan raya.


Kasatlantas Polres Madiun Kota, *AKP Nanang Cahyono, S.Pd*, menegaskan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima sekaligus edukasi kepada masyarakat.


> “Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Penyerahan SIM bukan hanya soal administrasi, tetapi juga momentum untuk mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Ia juga menambahkan bahwa kelengkapan administrasi berkendara merupakan bagian dari kesadaran hukum yang harus dimiliki setiap pengguna jalan.


> “SIM adalah bukti kompetensi seseorang dalam mengemudi. Dengan administrasi yang lengkap dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kita dapat meminimalkan risiko kecelakaan di jalan,” tambahnya.


Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat, yang merasa terbantu dengan pelayanan yang ramah serta arahan langsung dari petugas. Diharapkan melalui program Polantas Menyapa, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota.

Senin, 22 Desember 2025

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan SIM dan Berikan Edukasi Administrasi Berkendara*


 *

Madiun Kota – Satlantas Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan *Polantas Menyapa* pada Selasa, 23 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya para pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM).


Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas secara langsung menyerahkan SIM kepada para pemohon yang telah selesai mengikuti seluruh tahapan proses penerbitan. Tidak hanya itu, petugas juga memberikan arahan dan edukasi terkait pentingnya administrasi berkendara yang lengkap dan sah sebagai bagian dari tertib berlalu lintas.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menegaskan bahwa kepemilikan SIM bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bukti kompetensi dan tanggung jawab pengendara di jalan raya.

“SIM adalah identitas resmi bagi pengemudi. Dengan memiliki SIM dan melengkapi administrasi berkendara, masyarakat turut mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa melalui program *Polantas Menyapa*, pihaknya ingin lebih dekat dengan masyarakat serta memberikan pemahaman bahwa Satlantas hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom masyarakat.


Kegiatan berlangsung dengan suasana humanis dan penuh keakraban. Para pemohon SIM tampak antusias menerima SIM sekaligus arahan dari petugas, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu tertib administrasi dan mematuhi aturan lalu lintas.


Dengan kegiatan ini, Satlantas Polres Madiun Kota berharap kehadiran Polri di tengah masyarakat dapat terus dirasakan serta mampu membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Minggu, 21 Desember 2025

Polantas Menyapa: Satlantas Madiun Kota Hadirkan Pelayanan Humanis dan Edukasi Berkendara”

 


Senin 22 Desember 2025, Satlantas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan program Polantas Menyapa, sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas. Dalam kegiatan yang berlangsung di area pelayanan SIM tersebut, petugas Satlantas menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada pemohon yang telah dinyatakan lulus ujian, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya administrasi berkendara.


Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd, menegaskan bahwa pelayanan humanis merupakan prinsip utama dalam setiap interaksi dengan masyarakat. Melalui pendekatan ramah, komunikatif, dan informatif, diharapkan para pengendara dapat lebih memahami pentingnya kelengkapan administrasi seperti SIM, STNK, dan identitas diri saat berkendara di jalan raya.


Dalam edukasinya, petugas memberikan penjelasan mengenai tata cara pengurusan SIM, kewajiban membawa dokumen kendaraan, serta konsekuensi hukum apabila pengendara tidak memenuhi ketentuan tersebut. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang keselamatan berkendara demi menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan kondusif di Kota Madiun.


Program Polantas Menyapa diharapkan terus menjadi sarana efektif bagi kepolisian dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, sekaligus mendorong budaya disiplin berlalu lintas.

Sabtu, 20 Desember 2025

Polres Madiun Kota Bersama Tim Jibom Gegana Sat Brimob Sterilisasi Gereja Jelang Perayaan Natal

 




Kota Madiun – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal, Polres Madiun Kota bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan sterilisasi gereja di wilayah hukum Polres Madiun Kota, Sabtu (20/12/2025).




Kegiatan sterilisasi ini menyasar sebanyak 10 gereja besar yang berada di Kota Madiun. Dimulaibdsri Gereja Cornelius Jl.Pahlawan Kota Madiun, Tim gabungan melakukan pemeriksaan secara detail dan menyeluruh, mulai dari area dalam gereja, altar, ruang ibadah, hingga lingkungan sekitar gereja. 




Setiap pemeriksaan dilakukan sesuai dengan prosedur standar operasional dan dilengkapi dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) guna memastikan seluruh lokasi benar-benar aman dan steril dari benda-benda berbahaya.




Kasihumas Polres Madiun Kota, IPTU Ubaidilah, menyampaikan bahwa kegiatan sterilisasi ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjamin keamanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah Natal 2025 dapat berjalan Khidmat.




“Sterilisasi gereja ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. 




Polres Madiun Kota berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal,” ujar IPTU Ubaidilah.




Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polres Madiun Kota dan Tim Jibom Satbrimob Polda Jatim menjadi wujud kesiapsiagaan Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sehingga perayaan Natal dapat berjalan dengan khidmat dan lancar.




Sementara itu, salah satu pengurus gereja albertus yang menjadi lokasi sterilisasi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polri atas perhatian dan pengamanan yang diberikan.




“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Madiun Kota dan Tim Jibom Polda Jawa Timur atas pelaksanaan sterilisasi dan pengamanan ini. 




Dengan adanya kegiatan ini, kami merasa lebih aman dan tenang dalam melaksanakan ibadah Natal,” ungkapnya.




Dengan dilaksanakannya sterilisasi gereja ini, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Natal di wilayah Kota Madiun dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian.(hms).

Jumat, 19 Desember 2025

*Polres Gresik Tetapkan 2 Tersangka Kasus Penyebaran Data Pribadi Lewat Aplikasi Go Matel R4*

 



GRESIK – Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dan penjualan data pribadi debitur melalui aplikasi Go Matel R4 yang kerap dimanfaatkan oleh debt collector ilegal atau yang dijuluki mata elang (Matel).


Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan, Dua tersangka tersebut masing-masing berinisial FEP dan MJK. 


Keduanya ditetapkan tersangka setelah penyidik memeriksa empat orang saksi, yakni F selaku komisaris, D selaku direktur, serta R dan K dari tim IT.


AKP Arya Widjaya juga mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti kuat hasil penyidikan mendalam.


“Dari hasil penyidikan, kami telah menetapkan dua orang tersangka atas nama FEP dan MJK,” ujar AKP Arya Widjaya, Jumat (19/12/2025).


AKP Arya menjelaskan, para tersangka terbukti mengungkap dan memperjualbelikan data pribadi debitur yang mengalami tunggakan atau overdue 


“FEP dan MJK memperjualbelikan data debitur yang mengalami overdue melalui aplikasi Go Matel R4,” jelasnya.


Aplikasi Go Matel R4 merupakan aplikasi yang bisa diunduh di Play Store dan berbasis langganan yang dapat diakses oleh masyarakat umum. 


Di dalam aplikasi tersebut, ditampilkan data nasabah atau debitur secara detail.


Pengguna aplikasi diberikan akses gratis sebanyak tiga kali. Setelah itu, mereka harus berlangganan dengan biaya bervariasi, mulai dari Rp15 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung durasi akses aplikasi.


“Variasi biaya langganan menentukan berapa lama pengguna dapat mengakses data debitur yang ditampilkan dalam aplikasi tersebut,” tambah AKP Arya.


Ironisnya, data dalam aplikasi Go Matel R4 kerap digunakan oleh debt collector ilegal sebagai dasar untuk melakukan penarikan atau bahkan perampasan kendaraan di jalan.


Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 32 ayat 2 jo Pasal 48 ayat 2 Undang-Undang ITE dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.


Selain itu, tersangka juga dijerat Pasal 65 ayat 1 jo Pasal 67 ayat 1 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.


Kasatreskrim Polres Gresik Polda Jatim mengimbau masyarakat agar tidak takut menghadapi debt collector ilegal yang kerap beraksi di jalanan.


“Jangan takut melawan begal berkedok debt collector. Jika ada oknum DC yang menghentikan di jalan, tanyakan legalitasnya,” tegas AKP Arya Widjaya.


Jika terjadi pemaksaan atau perampasan kendaraan, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 110.


Khusus warga Kabupaten Gresik, Polres Gresik Polda Jatim juga membuka layanan pengaduan Lapor Cak Roma 0811-8800-2006 untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait praktik debt collector ilegal. (*)

Polantas Menyapa: Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan SIM dan Edukasi Administrasi Berkendara*

 *


Madiun Kota – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan **“Polantas Menyapa”** pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan pelayanan SIM dengan agenda utama penyerahan SIM kepada para pemohon yang telah memenuhi persyaratan.


Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya menyerahkan SIM secara langsung kepada pemohon, namun juga memberikan arahan dan edukasi terkait pentingnya kelengkapan administrasi berkendara, seperti kepemilikan SIM dan STNK yang masih berlaku, sebagai wujud kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, **AKP Nanang Cahyono, S.Pd**, menyampaikan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pelayanan yang humanis dan profesional.


> “Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik sekaligus memahami pentingnya administrasi berkendara. SIM bukan hanya sebagai syarat legal mengemudi, tetapi juga bukti kompetensi pengendara dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Ia juga menegaskan bahwa kelengkapan administrasi berkendara merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Madiun Kota.


> “Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa tertib administrasi adalah langkah awal untuk mewujudkan budaya tertib berlalu lintas. Satlantas Polres Madiun Kota akan terus berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis kepada masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan ini mendapat respons positif dari para pemohon SIM yang merasa terbantu dengan pelayanan langsung serta arahan yang diberikan. Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat dan membangun kepercayaan publik melalui pelayanan prima.

Pelayanan Nataru, Polres Madiun Kota Gelar Apel Pasukan Ops Lilin Semeru 2025

 

MADIUN– Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Madiun Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 sebagai bentuk kesiapan pengamanan wilayah. Apel tersebut digelar di halaman Mako Polres ini menjadi penanda dimulainya operasi kepolisian terpusat untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum akhir tahun.


Sebanyak 330 personel gabungan yang turut Hadir dlm apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025, Diantaranya anggota Polres Madiun Kota sebanyak 226 personel, Yon C Satbrimob Polda Jatim 30 personel, Kodim 0803 Madiun 20 personel, Denpom VI Madiun 6 personel, Dishub Kota Madiun 12 personel, Satpol PP dan Damkar Kota Madiun 12 personel, Dinkes Kota Madiun 12 personel, BPBD Kota Madiun 6 personel, serta SENKOM Kota Madiun 6 personel.


Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K. menyampaikan bahwa Operasi Lilin Semeru 2025 dilaksanakan mulai hari ini hingga 2 Januari mendatang. Operasi tersebut difokuskan pada pengamanan ibadah Natal umat Kristiani agar berlangsung aman, damai, dan kondusif.


“Operasi Kepolisian ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru dapat berjalan dengan aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” ujarnya Jumat ,(19/12).


Ia menjelaskan, sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat menjadi prioritas pengamanan di wilayah Kota Madiun. Di antaranya adalah stasiun kereta api, terminal, alun-alun kota, gereja, serta pusat-pusat keramaian lainnya. Seluruh lokasi tersebut dipastikan berada dalam pengawasan aparat gabungan.


Selain pengamanan ibadah, Polres Madiun Kota juga meningkatkan kewaspadaan menjelang dan saat malam pergantian tahun. Upaya antisipasi dilakukan secara terpadu bersama unsur Forkopimda Kabupaten dan Kota Madiun, serta mendapat dukungan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat.


“Sebelum operasi kepolisian dilaksanakan, kami telah melakukan berbagai kegiatan preventif dan antisipatif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas,” jelasnya.


Kapolres menambahkan, pengamanan lingkungan juga diperkuat melalui aktivasi pos kamling. Langkah ini dilakukan untuk memastikan rumah-rumah warga yang ditinggalkan saat melaksanakan ibadah Natal tetap aman, dengan melibatkan peran aktif masyarakat bersama aparat keamanan.


Di akhir pernyataannya, Kapolres menegaskan komitmen Polres Madiun Kota dalam menjaga stabilitas keamanan selama Operasi Lilin Semeru 2025. Ia juga mengajak masyarakat, termasuk pendatang dari luar daerah, untuk tidak ragu beraktivitas di Kota Madiun.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Madiun agar tetap aman dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.(hms).

Wakapolri Resmikan Kembali Operasional Pabrik Garmen Wonghang Bersaudara di Pemalang

 

Jawa Tengah - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo mewakili Kapolri meresmikan kembali operasional pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara bersama Akarsa Garmen Indonesia di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (tanggal menyesuaikan). Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjahit Harapan Kembali” sebagai simbol bangkitnya sektor ketenagakerjaan pasca dinamika industri yang sempat menghentikan operasional perusahaan pada 2024.


Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghidupkan kembali pabrik garmen tersebut, mulai dari serikat pekerja, pelaku usaha, pemerintah daerah, hingga jajaran Polri.


“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan kembali harapan bekerja, membangun kesejahteraan, dan menata masa depan yang lebih baik bagi para pekerja dan keluarganya,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.


Ia menjelaskan, sektor ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan pembangunan nasional karena berkontribusi langsung terhadap produktivitas ekonomi sekaligus stabilitas sosial. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, dunia industri dan para pekerja dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari fluktuasi ekonomi global, disrupsi rantai logistik, hingga tekanan biaya produksi yang berdampak pada terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).


Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kehadiran negara untuk menjaga keseimbangan sektor ketenagakerjaan. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Visi Asta Cita telah merumuskan berbagai program prioritas, di antaranya hilirisasi industri, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta pengembangan energi hijau dan industri maritim guna memperkuat daya tarik investasi dan membuka lapangan kerja.


“Program-program tersebut tidak hanya meningkatkan daya saing nasional, tetapi juga menjadi pengungkit terciptanya kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penyerapan tenaga kerja periode Januari hingga Agustus 2025 mengalami peningkatan sebesar 1,9 juta orang atau naik 1,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren positif tersebut juga tercermin di Kabupaten Pemalang dengan kembali beroperasinya pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara.


Saat ini, sebanyak 220 karyawan lama telah kembali bekerja. Ke depan, perusahaan tersebut direncanakan merekrut tambahan 1.280 tenaga kerja, sehingga total penyerapan mencapai 1.500 orang.


“Revitalisasi pabrik ini menjadi kabar baik bagi para pekerja yang sebelumnya dirumahkan. Ini bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder mampu mendorong pemulihan ekonomi serta memperluas lapangan kerja,” tegas Wakapolri.


Lebih lanjut, Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri untuk terus menjadi mitra strategis para pekerja dalam mewujudkan iklim ketenagakerjaan yang sehat, inklusif, dan produktif. Polri, kata dia, akan terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara profesional guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di kawasan industri.


“Melalui Des Ketenagakerjaan, Polri secara konsisten berperan aktif menangani persoalan ketenagakerjaan dengan mengedepankan pendekatan dialogis serta penegakan hukum yang profesional,” ungkapnya.


Menutup sambutannya, Wakapolri berpesan kepada pengelola pabrik dan seluruh karyawan untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja, menjaga komunikasi yang baik, serta membangun hubungan industrial yang harmonis demi meningkatkan produktivitas.


“Saya meyakini sinergi seluruh elemen bangsa merupakan fondasi utama untuk membangun iklim ketenagakerjaan yang kondusif dan memperkuat stabilitas ekonomi, demi mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Jaga Kebugaran, Polres Madiun Kota Gelar Olahraga Bersama dan Senam Sehat

 

Kota Madiun – Dalam rangka menjaga kebugaran dan meningkatkan kesehatan jasmani personel, Polres Madiun Kota menggelar kegiatan olahraga bersama dan senam sehat pada Jumat, 19 Desember 2025.



Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Madiun Kota dan diikuti oleh Wakapolres Madiun Kota Kompol I Gusti, Pejabat Utama serta seluruh personel dari berbagai satuan fungsi.



Olahraga bersama diawali dengan apel pagi lanjut senam sehat yang dipandu oleh instruktur, kemudian dilanjutkan dengan olahraga ringan.



Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan fisik personel guna menjaga stamina dan kesiapan dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.



Kasihumas Polres Madiun Kota menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama ini memiliki banyak manfaat, tidak hanya untuk kesehatan fisik, tetapi juga untuk memperkuat soliditas antaranggota.



“Melalui olahraga bersama dan senam sehat ini, kami berharap seluruh personel tetap bugar, sehat, serta semakin solid. Dengan kondisi fisik yang prima, anggota dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara maksimal,” ujar Kasihumas Polres Madiun Kota.




Dengan adanya kegiatan ini, Polres Madiun Kota berkomitmen untuk terus menjaga kesehatan dan kebugaran personel sebagai modal utama dalam menciptakan pelayanan yang profesional, humanis, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Madiun Kota.(hms).

*Polres Jember Berbagi Kasih ke Panti Asuhan Sambut Perayaan Natal*

 


JEMBER – Dalam rangka menyambut perayaan Natal, Polres Jember Polda Jatim menggelar kegiatan sosial dengan berbagi kasih ke Panti Asuhan Kanaan di Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember,Jum'at, (19/12/2025)


Kehadiran jajaran Polres Jember Polda Jatim ini disambut hangat oleh Pendeta Daniel dan anak-anak panti asuhan.


Selain menyerahkan bantuan berupa paket sembako, anggota Polres Jember Polda Jatim juga mengajak anak-anak panti asuhan bermain bersama, memberikan hiburan, serta membagikan hadiah-hadiah kecil yang menambah keceriaan suasana. 


Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra yang diwakili Kasubag Dal Ops AKP Setyono Budhi, Kasubag Dal Ops yang memimpin langsung kegiatan tersebut, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada sesama.


“Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menumbuhkan semangat kebersamaan menjelang Natal. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan membawa sukacita,” ungkap AKP Budhi.


Ia juga mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Jember Polda Jatim untuk terus hadir di tengah masyarakat.


"Polres Jember hadir di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga untuk peduli sesama melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, " pungkasnya. (*)

Sambut Libur Nataru Polresta Sidoarjo Pastikan Keamanan Stasiun Kereta Api*

 *


SIDOARJO - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Polresta Sidoarjo Polda Jatim meningkatkan pengamanan dengan melakukan pengecekan dan pemantauan di Stasiun Kereta Api, Jumat (19/12/2025).


Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama dengan instansi terkait sebagai wujud sinergitas Polresta Sidoarjo Polda Jatim dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, khususnya di objek vital transportasi publik.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing melalui Kasi Humas, Iptu Tri Novi Handono.


"Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa kereta api," kata Tri Novi Handono, Jumat (19/12).


Hal itu lanjut Tri Novi Handono, mengingat libur panjang Nataru dan libur sekolah kerap dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian, baik untuk berlibur maupun pulang ke kampung halaman.


"Ini berpotensi meningkatkan aktivitas dan kepadatan penumpang di stasiun," terangnya.


Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para penumpang agar tetap waspada, tidak lengah, serta tidak meninggalkan barang bawaan tanpa pengawasan. 


Masyarakat juga diminta menyimpan barang berharga di tempat yang aman dan segera melapor kepada petugas apabila menemukan hal-hal mencurigakan.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan bekerja sama dengan petugas demi terciptanya keamanan bersama,” tambah Iptu Tri Novi Handono.


Ia menegaskan, langkah ini merupakan upaya preventif guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas di lingkungan stasiun, terutama di tengah meningkatnya mobilitas penumpang selama libur Nataru.


Polresta Sidoarjo Polda Jatim bersama Kodim 0816 Sidoarjo berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan di lokasi-lokasi strategis terlebih obyek vital.


"Kami tetap komitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar," pungkasnya. (*)

Kamis, 18 Desember 2025

Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel yang Sebar 1,7 Juta Data Debitur*

 *


GRESIK - Satreskrim Polres Gresik Polda Jawa Timur bergerak cepat membongkar praktik penyalahgunaan data pribadi melalui aplikasi ilegal 'Gomatel - Data R4 Telat Bayar' yang beroperasi di wilayah Gresik. 


Dalam pengungkapan kasus ini, Polisi menemukan sebanyak 1,7 juta data debitur yang disebarluaskan tanpa izin.


Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan, data debitur yang disebar tersebut tidak hanya berasal dari Kabupaten Gresik, namun termasuk data debitur yang berada di luar Kabupaten Gresik.


"Pengungkapan ini berawal dari patroli siber yang rutin dilakukan jajaran Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim," kata AKBP Rovan, Kamis (18/12).


Dari patroli tersebut, lanjut Kapolres Gresik petugas mendapati informasi viral yang menjadi atensi publik terkait aplikasi yang digunakan oleh oknum debt collector ilegal untuk mengakses data pribadi masyarakat.


Sementara itu, Kanit Tipidter Satreskrim Polres Gresik, Iptu Komang Andhika Haditya Prabu, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan mendalam setelah menemukan indikasi pelanggaran serius terhadap perlindungan data pribadi.


“Karena data pribadi seseorang disebarluaskan di sana, informasi tersebut kami tindak lanjuti dengan penyelidikan. Saat ini kami telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi,” ujar Iptu Komang.


Iptu Komang menjelaskan, aplikasi Gomatel Data R4 Telat Bayar dapat diakses secara umum dan bahkan sempat tersedia di Play Store. 


Aplikasi tersebut menggunakan sistem berbasis langganan, dimana data debitur diperjualbelikan kepada pihak-pihak tertentu.


Dari hasil pemeriksaan, diketahui salah satu saksi berperan sebagai pembuat atau aplikator aplikasi ilegal tersebut.


“Salah satu saksi berperan sebagai aplikator. Selain itu, ada saksi lain yang berperan mencari data debitur dengan cara bekerja sama dengan sejumlah finance,” jelasnya.


Hingga saat ini, data debitur yang berhasil diidentifikasi mencapai sekitar 1,7 juta orang, dan jumlah tersebut masih terus didalami oleh penyidik.


Data debitur tersebut kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi bernama Gomatel R4 untuk kemudian diperjualbelikan secara berlangganan. 


"Kami masih mendalami kemungkinan adanya penambahan data,” beber Iptu Komang.


Tak hanya fokus pada penegakan hukum, Polres Gresik Polda Jatim  juga memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tidak menjadi korban intimidasi oknum debt collector ilegal.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak pernah takut bila ada oknum yang mengaku debt collector menghentikan kendaraan di tengah jalan,” tegasnya.


Masyarakat diminta untuk menanyakan legalitas petugas yang mengaku sebagai debt collector. 


“Jika tidak bisa menunjukkan legalitasnya, segera lapor ke polisi. Karena tindakan tersebut bisa diidentifikasi sebagai begal berkedok debt collector,” pungkasnya.


Sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Polres Gresik Polda Jatim membuka layanan pengaduan cepat melalui hotline “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006, atau masyarakat dapat langsung mendatangi kantor kepolisian terdekat apabila menemukan aktivitas mencurigakan. (*)

*, Sejalan Usulan Mendagri, Pasukan dan Alut Kemanusiaan Dikerahkan ke Sumatra*

 *

Jakarta - Polri bergerak cepat menindaklanjuti usulan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait penambahan pasukan BKO TNI–Polri untuk mempercepat penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh serta wilayah Sumatra lainnya. 


Usulan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna kepada Presiden RI Prabowo Subianto, menyikapi keterbatasan personel daerah dalam pembersihan lumpur dan material bencana secara besar-besaran. Kamis 18/12/2025.


Sebagai wujud kehadiran negara, Polri langsung memberangkatkan 237 personel terpilih, terdiri dari 226 personel Brimob, 2 perwira pendamping, 4 pengemudi ambulans, dan 5 personel Korps Polairud. Pasukan ini diberangkatkan melalui kapal PT PELNI dari Dermaga 106 Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk memperkuat penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.


Tak hanya personel, Polri juga mengirimkan 75 unit alat utama dan kendaraan pendukung (alut) menggunakan kapal PELNI, meliputi ambulans, kendaraan logistik, dapur lapangan, motor trail, hingga swamp boat, serta bantuan logistik berupa tenda, genset, water treatment system, dan bahan pangan siap saji.


Langkah cepat ini menjadi penebalan kekuatan atas ribuan personel Polri yang telah lebih dulu tergelar di wilayah terdampak, sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk hadir, bekerja kolaboratif lintas sektor, dan memastikan pemulihan masyarakat berjalan cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.


#PolriGercep

#PolriUntukMasyarakat

#TanggapBencana

#BKOPolri

#AmanNusa

#NegaraHadir

#SolidaritasNasional

Polwan Raih Medali Perunggu di SEA Games 2025 Thailand*

 *

Medan – Kabar membanggakan datang dari ajang olahraga bergengsi Asia Tenggara, SEA Games 2025 yang berlangsung di Thailand. Salah satu personel terbaik Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Bripda Aprilia Eka Putri Lumbantungkup, berhasil mengharumkan nama bangsa dan institusi Polri dengan meraih juara ketiga (Medali Perunggu).


Direktur Samapta Polda Sumut melaporkan langsung pencapaian luar biasa ini kepada Kakorsabhara dan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri pada Rabu sore (17/12). Bripda Aprilia, yang merupakan Bintara Remaja Ditsamapta Polda Sumut, tampil gemilang dalam rangkaian pertandingan Muangthai yang berlangsung sejak hari Sabtu hingga Rabu di Assumption University, Bangkok.


Dalam laporan resminya, Bripda Aprilia menjalani babak final pada Selasa sore pukul 17.00 WIB. Ia berhasil menembus sesi semifinal setelah melewati serangkaian babak penyisihan yang ketat.


Di babak semifinal, Bripda Aprilia berhadapan dengan atlet tangguh asal Myanmar, May Thazin Htoo. Pertandingan berlangsung sengit selama tiga ronde penuh dengan durasi masing-masing ronde 2 menit. Meski telah memberikan perlawanan maksimal sepanjang 9 menit pertandingan, Bripda Aprilia harus puas menempati posisi juara ketiga Cabang olahraga Muangthai.


Apresiasi Institusi


Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa personel Polri tidak hanya berdedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga tingkat internasional.


"Kami sangat bangga atas pencapaian Bripda Aprilia Eka Putri Lumbantungkup. Medali perunggu di SEA Games 2025 ini adalah hasil kerja keras dan disiplin tinggi sebagai anggota Polri sekaligus atlet nasional," ungkap perwakilan Polda Sumut dalam laporannya.


Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri, khususnya para bintara remaja, untuk terus menggali potensi diri dan memberikan kontribusi positif bagi Indonesia di mata dunia.

Humanis, Petugas Satpas Polres Madiun Kota Serahkan SIM dan Berikan Edukasi Administrasi Berkendara

 



Kota Madiun – Petugas Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Madiun Kota terus  memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. 



Salah satunya ditunjukkan oleh Brigadir Catur yang menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada pemohon usai menyelesaikan seluruh tahapan administrasi, sekaligus memberikan arahan terkait pentingnya kelengkapan administrasi berkendara.Jumat (19/12/2025).




Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Catur mengingatkan pemohon agar selalu membawa SIM dan STNK saat berkendara, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. 



Edukasi ini menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Madiun Kota dalam menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.




Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang, menegaskan bahwa pelayanan di Satpas tidak hanya berfokus pada penerbitan SIM, tetapi juga pada pembinaan dan edukasi kepada masyarakat.




“Penyerahan SIM kami manfaatkan sebagai momen untuk memberikan pemahaman kepada pemohon tentang pentingnya administrasi berkendara yang lengkap dan sah. Dengan administrasi yang tertib, diharapkan masyarakat semakin sadar hukum dan keselamatan berlalu lintas dapat terwujud,” ujar AKP Nanang.




Ia menambahkan, Satlantas Polres Madiun Kota akan terus meningkatkan kualitas pelayanan yang humanis, profesional, dan transparan, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam pengurusan SIM.(hms).

Wujud Kepedulian Nyata untuk Masyarakat, Brimob Polri Bangun MCK Umum di Kuala Simpang, Aceh

 


Aceh Tamiang - Personel Satuan Tugas (Satgas) Aman Nusa II Polda Aceh kembali menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Pada Rabu (17/12/2025), Satgas Aman Nusa II Aceh Tamiang melaksanakan pembangunan dan penyaluran fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) umum di bawah Jembatan Kuala Simpang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.


Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB hingga selesai tersebut melibatkan 5 personel Satbrimob Polda Aceh dan 20 personel PAS Brimob 1. Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin langsung oleh IPDA Heri Yulizar, S.H., selaku perwira pengendali di lapangan.


IPDA Heri Yulizar menyampaikan bahwa pembangunan MCK umum ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan sanitasi yang layak.


“Pembangunan MCK umum ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian Brimob terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan membantu meningkatkan kualitas hidup warga di sekitar Kuala Simpang,” ujar IPDA Heri Yulizar.


Ia menambahkan, kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks pengamanan, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan dan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, serta kondusif. Kehadiran personel Brimob disambut positif oleh masyarakat setempat, yang merasakan langsung manfaat dari pembangunan fasilitas MCK umum tersebut.


Melalui kegiatan ini, Satgas Aman Nusa II Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polri yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan.

Komite Reformasi Polri Matangkan Agenda Pembenahan Regulasi

 

Jakarta — Komite Reformasi Polri mulai memasuki tahap pengambilan keputusan setelah lebih dari satu bulan menghimpun aspirasi publik terkait agenda percepatan reformasi kepolisian. Ketua Komite Reformasi Polri, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie mengatakan bahwa rapat Komisi Percepatan Reformasi yang digelar hari ini menjadi bagian dari proses finalisasi arah kebijakan yang akan disampaikan kepada Presiden.


“Hari ini kami rapat Komisi Percepatan Reformasi. Sesudah satu bulan kita menghimpun masukan-masukan dari lebih dari 80 kelompok masyarakat dan ribuan masukan. Kami juga berkunjung ke beberapa daerah untuk mencegah agar partisipasi tidak hanya dari Jakarta,” ujar Jimly.


Ia menjelaskan, selama lebih dari satu bulan terakhir, komite telah menyusun berbagai agenda dan opsi kebijakan untuk kemudian dipilih dan diputuskan. Rapat kali ini difokuskan pada prosedur pengambilan keputusan, sekaligus membahas sejumlah hal yang dinilai mendesak.


“Jadi hari ini sudah lebih dari satu bulan kami mulai menyusun agenda untuk mengadakan pilihan-pilihan dan memutuskan. Hari ini hanya prosedur kita mengambil keputusan, di samping ada hal-hal yang kami anggap mendesak,” jelasnya.


Sebagai jalan keluar, Komite Reformasi Polri sepakat mendorong pengaturan ke tingkat regulasi yang lebih tinggi agar memiliki daya ikat yang lebih luas.


“Solusinya kita angkat ke tingkat aturan yang lebih tinggi agar mengikat bukan hanya ke dalam, tetapi juga ke semua instansi terkait, sambil memperbaiki kekurangan-kekurangan. Itu yang sudah kami sepakati,” pungkas Jimly.


Melalui langkah ini, Komite Reformasi Polri berharap pembenahan kelembagaan dan regulasi kepolisian dapat dilakukan secara komprehensif, selaras, dan berkelanjutan.

Jumat, 05 Desember 2025

Update Penanganan Bencana Sumbar: Polri Percepat Pencarian dan Identifikasi Jenazah*


 *


Sumatera Barat – Polri merilis perkembangan terbaru penanganan bencana di Sumatera Barat hingga Jumat (5/12/2025) pukul 09.00 WIB. Jumlah korban meninggal mencapai 210 orang, dengan 185 jenazah telah teridentifikasi, sementara 26 jenazah masih dalam proses identifikasi. Selain itu, 214 warga masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian intensif.


Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa Polri meningkatkan kecepatan pencarian di seluruh wilayah terdampak.


“Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban hilang serta memastikan proses identifikasi jenazah berjalan secepat mungkin,” ujar Kombes Erdi.


Tim DVI melaporkan dua jenazah tambahan telah diserahkan kepada keluarga hari ini. Total 21 sampel DNA antemortem dan 26 postmortem sudah dikirim ke Pusdokkes Polri untuk analisis lebih lanjut.


Upaya pencarian difokuskan di wilayah dengan dampak terparah seperti Palembayan, Kayu Pasak, Batu Busuk, dan Lembah Anai. Temuan terbaru di antaranya satu jenazah di Agam, potongan tubuh di Padang Pariaman, dan dua jenazah pasangan suami-istri di Bukittinggi.


Pelayanan kesehatan terus diberikan kepada warga, dengan 874 orang telah mendapatkan pengobatan gratis. Bantuan logistik dari berbagai pihak juga terus masuk dan langsung disalurkan ke posko-posko terdampak.


Kombes Erdi menegaskan bahwa Polri tetap siaga penuh menyikapi kondisi yang masih dinamis.


“Setiap bantuan yang masuk langsung kami distribusikan. Polri tetap siaga dan siap menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan,” pungkasnya.

*Bantuan Logistik Kapolri untuk Polres Aceh Tamiang Tiba, Pastikan Pelayanan Kepolisian Segera Pulih*


 *SIARAN PERS POLRI*




Aceh Tamiang, 5 Desember 2025


Aceh Tamiang — Bantuan logistik Kapolri untuk Polres Aceh Tamiang mulai berdatangan sejak kedatangan Wakapolri Komjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. 2 hari sebelumnya yang meninjau langsung kondisi wilayah terdampak banjir bandang Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah yang mengalami dampak terparah setelah dihantam banjir bandang dan longsor pada Rabu, 26 November 2025. Kehadiran Wakapolri di lokasi bencana mempercepat proses identifikasi kebutuhan dan langkah respons Polri, yang kemudian segera ditindaklanjuti oleh Kapolri dengan mengirimkan dukungan moril dan material dalam jumlah besar. Puncak pengiriman bantuan dilakukan pada Jumat, 5 Desember 2025 pukul 08.00 WIB di Polres Aceh Tamiang, memastikan pelayanan kepolisian dapat segera pulih setelah fasilitas dan perlengkapan dinas banyak yang rusak akibat banjir. Pengawalan distribusi bantuan dilakukan oleh unit Lantas dan Satbrimob Polda Sumut dipimpin IPDA Ricky Sihotang, S.Psi., M.Psi., MBA.


Adapun bantuan yang dikirim Kapolri meliputi perlengkapan perorangan dinas (kapor) sebanyak 61 koli, terdiri dari 600 stel PDL II warna coklat, 600 potong T-shirt coklat, 600 buah topi rimba, 600 pasang sepatu dislap kulit jeruk, dan 600 pasang kaos kaki dislap. Selain itu, turut dikirim 20 unit sepeda motor KLX 150 cc SE+ untuk mendukung mobilitas operasional di wilayah terdampak, 1 drum Pertamax, 1 drum Dexlite, 2 box helm, serta 5 unit genset SDG12000 dengan kapasitas 7000W rated dan 7500W max untuk memastikan ketersediaan listrik darurat di lingkungan Polres. Seluruh logistik diterima dalam kondisi baik dan langsung didistribusikan guna memperkuat operasional Polres Aceh Tamiang yang terdampak parah.


Dalam kunjungannya pada 3 Desember lalu, Wakapolri melihat langsung kondisi masyarakat dan jajaran Polri yang ikut terdampak bencana. Di hadapan Kapolres, Kapolsek, dan anggota yang tetap bertugas meski menjadi korban bencana, Wakapolri memberikan dukungan moral dengan menyampaikan, “Saya bangga kalian tetap berdiri untuk masyarakat meski kalian sendiri terdampak. Kalian tidak sendiri, Polri akan hadir penuh untuk mendukung kalian.” Wakapolri juga memastikan perlengkapan dinas segera dikirim setelah mengetahui banyak anggota hanya memiliki pakaian yang melekat akibat banjir. Ia menegaskan, “Kita pastikan kalian mendapatkan perlengkapan yang layak. Kalian harus tetap kuat, tetap semangat, karena kehadiran kalian sangat berarti bagi warga.”


Selain memberikan motivasi kepada anggota, Wakapolri menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan Aceh Tamiang. Dalam arahannya kepada jajaran Polri, pejabat daerah, dan unsur TNI, Wakapolri menyampaikan, “Polri harus bersinergi dengan pemerintah setempat, Kodim, dan seluruh elemen masyarakat agar Aceh Tamiang dapat pulih secepat mungkin. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri dalam situasi sebesar ini.” Arahan tersebut memperkuat koordinasi lapangan untuk distribusi bantuan, pembukaan akses jalan, serta pengamanan wilayah rawan.


Selama peninjauan, Wakapolri juga mendengarkan langsung keluhan warga dan Bhayangkari yang kehilangan tempat tinggal, serta meninjau posko Kementerian Sosial dan berbagai titik terdampak lainnya. Kepada seorang Bhayangkari yang melaporkan kerusakan berat Asrama Polisi, Wakapolri menegaskan komitmen Polri dengan menyampaikan, “Kami tidak akan membiarkan kalian menghadapi ini sendirian. Polri akan berikan dukungan penuh sampai kalian pulih.”


Di sisi lain, bantuan kemanusiaan untuk masyarakat dari Polri dan warga terus mengalir. Bantuan berupa ±32 ton beras, lebih dari 1.300 kardus mie instan, 310 dus minyak makan, dan 300 dus air mineral telah tiba melalui Kapal KN Berhala. Tambahan bantuan dari Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 berupa popok anak, makanan siap konsumsi, biskuit, minyak makan, dan air mineral juga memperkuat suplai kebutuhan warga. Menteri Perhubungan memberikan apresiasi kepada Alumni Akpol ’90 atas kontribusi besar dan cepat yang tiba di wilayah terdampak.


Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir memastikan pemulihan Aceh Tamiang berlangsung cepat, menyeluruh, dan terkoordinasi. Dengan langkah responsif Kapolri, kehadiran langsung Wakapolri di lapangan, serta sinergi bersama pemerintah daerah, Kodim, dan masyarakat, Polri memastikan pemulihan wilayah terdampak berlangsung tanpa hambatan dan pelayanan kepolisian dapat kembali maksimal.

Kamis, 04 Desember 2025

Tim K9 Polri Temukan Sesosok Mayat Wanita di Depan Gereja GKPA Huta Godang, Batang Toru


 


Batang Toru – Tim gabungan Unit K9 SAR Mabes Polri, Unit K9 Polda Sumut, serta Sat Brimob Batalyon C Polda Sumut menemukan sesosok mayat wanita di depan Gereja GKPA Desa Huta Godang, Kabupaten Batang Toru, pada Kamis (4/12/2025). Penemuan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencium bau menyengat di sekitar lokasi.


Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung melakukan penyisiran. Pada saat pencarian, anjing pelacak K9 jenis Dasa memberikan reaksi di satu titik mencurigakan. Handler K9, Aipda Hasan, kemudian melaporkan temuannya kepada Katim, Kompol Kadarman, dan Iptu Erasmus.


Setelah dilakukan pembukaan pada titik yang ditandai K9, tim menemukan sesosok jenazah perempuan dengan identitas yang masih belum diketahui. Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Basarnas untuk proses evakuasi.


Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, membenarkan adanya temuan tersebut dan mengatakan bahwa langkah cepat tim K9 merupakan bentuk respon cepat Polri terhadap laporan masyarakat.


“Tim K9 bergerak cepat setelah mendapat laporan warga. Anjing pelacak berhasil mengarahkan tim ke titik bau dan ditemukan satu korban perempuan. Saat ini proses identifikasi masih berlangsung dan Polri berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian dan mengungkap identitas korban.


“Polri berkomitmen untuk memastikan proses penyelidikan berjalan objektif, transparan, dan tuntas. Kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk menghubungi kepolisian setempat,” tambahnya.


Saat ini, jenazah telah dibawa ke fasilitas medis terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polri Apresiasi Masyarakat dan Relawan Kirim Bantuan ke Lokasi Bencana


 


Jakarta. Bantuan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat terus disalurkan berbagai pihak, termasuk masyarakat sebagai relawan. Hingga hari ini, bantuan masih terus dikirimkan untuk menjangkau semua titik di tiga provinsi terdampak tersebut.


Pada hari ini pun disalurkan bantuan logistik dari masyarakat melalui penerbangan dari Lapangan Udara Mako Poludara Baharkam Polri menuju Kualanamu, Sumatera Utara. Bantuan ini dikirimkan oleh masyarakat relawan, di antaranya Ferry Irwandi dan Jovial Da Lopez.


Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan makanan, pakaian, dan perlengkapan mandi dengan total 2.639 Kg. Polri pun mengapresiasi atas peran masyarakat dalam kepedulian terhadap korban terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor.


“Polri mengapresiasi peran aktif masyarakat dengan bahu-membahu menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yag tersampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” ungkap Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, Kamis (4/12/2025).


Menurut Komjen Pol Dedi, peran serta masyarakat menjadi wujud kepedulian terhadap sesama dan akan semakin memaksimalkan penanganan bencana alam yang tengah terjadi. Sinergitas semua pihak menjadi kekuatan dalam percepatan penanganan bencana ini.


“Kami berterima kasih kepada masyarakat dan relawan, di antaranya Bang Ferry Irwandi dan Bang Jovial Da Lopez atas kontribusinya terhadap bencana alam di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” jelas Wakapolri.


Lebih lanjut ditegaskan Wakapolri bahwa Polri juga telah membuka posko bencana secara terpusat dan di daerah. Posko ini sebagai wadah untuk menghimpun dan menyalurkan bantuan dari masyarakat kepada korban terdampak bencana alam di berbagai wilayah terdampak bencana dan bisa dihubungi melalui call center 081298420098 dan Posko pengiriman bantuan Polri di Mako Ditpoludara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten.  08113864906


Wakapolri menegaskan bahwa Polri terus memperkuat langkah cepat penanganan bencana di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara melalui pengaktifan sejumlah posko logistik di titik-titik strategis.


“Seluruh jajaran telah kami gerakkan. Di Aceh, dua posko utama sudah beroperasi, di bawah kendali Polda Aceh dan posko terpadu BNPB di Lanud Banda Aceh. Sementara di Sumatera Barat, satu posko logistik Polda Sumbar telah siap melayani kebutuhan masyarakat. Untuk Sumatera Utara, tiga posko—Polda Sumut, Kualanamu, dan Silangit—kami pastikan siaga penuh,” ujar Wakapolri.


Komjen Pol Dedi menambahkan, keberadaan posko-posko ini memastikan distribusi bantuan, koordinasi lintas instansi, dan respon cepat terhadap kebutuhan masyarakat terdampak dapat berjalan efektif.


“Fokus kami adalah kecepatan, ketepatan, dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan tanpa hambatan. Polri hadir untuk memberikan perlindungan dan dukungan maksimal bagi warga yang terdampak,” tegas Wakapolri.


Di sisi lain, Ferry Irwandi mengungkap bahwa pemberian bantuan kemanusiaan ini bekerja sama dengan Polri dan Kitabisa. Bantuan ini pun akan terus disalurkan secara bertahap.


“Kita menuju Pulau Sumatera sekarang dengan 2,6 ton bantuan tahap awal, nantu menyusul lagi, menyusul lagi. Semangat semuanya!” dikutip dari media sosial @kitabisa dan Ferry Irwandi.

Kapolri dan Menteri Kehutanan Bentuk Satgas Gabungan Telusuri Temuan Kayu yang diduga akibatkan Bencana di Aceh dan Sumatera


 


Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menggelar doorstop usai audiensi di Gedung Utama Mabes Polri, Kamis malam (4/12/2025). Pertemuan tersebut membahas penanganan temuan kayu yang diduga menjadi salah satu faktor terjadinya kerusakan infrastruktur dan korban jiwa akibat bencana di Aceh, Sumatera, dan Sumatera Barat.


Dalam pernyataannya, Kapolri menyampaikan rasa duka cita atas bencana yang menimpa masyarakat di berbagai wilayah tersebut.


“Kita menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana, baik di Aceh, di Sumatera maupun Sumatera Barat,” ujar Kapolri.


Ia menjelaskan bahwa temuan kayu yang diduga ilegal menjadi atensi Presiden sehingga Polri bersama Kementerian Kehutanan sepakat membentuk Satgas Gabungan untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.


“Kami menyambut baik dan akan melakukan kerja sama dengan Menteri Kehutanan dan tim untuk membentuk Satgas Gabungan guna melakukan penyelidikan terkait temuan-temuan kayu yang diduga berdampak terhadap kerusakan, jembatan rusak, rumah terdampak, hingga adanya korban jiwa,” jelasnya.


Kapolri menegaskan bahwa personel Polri telah diturunkan ke lapangan dan akan segera bergabung dengan tim dari Kementerian Kehutanan maupun unsur lain yang diperlukan.


“Dalam waktu dekat saya meminta agar tim segera bergerak dari hulu sampai hilir, khususnya di lokasi-lokasi yang memiliki potensi perlu ditindaklanjuti karena memang ada dugaan-dugaan pelanggaran,” sambungnya.


Ia menekankan bahwa pendalaman akan dilakukan secara komprehensif dan hasilnya akan segera diinformasikan kepada publik setelah tim gabungan bekerja maksimal.


“Yang jelas sementara itu yang bisa kami sampaikan. Kita akan pastikan kerja tim berjalan cepat,” tutup Kapolri.

Polantas Menyapa: Satlantas Madiun Kota Hadirkan Pelayanan Humanis dan Edukasi Berkendara”


 “


Satlantas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan program Polantas Menyapa pada Jumat, 5 Desember 2025, sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas. Dalam kegiatan yang berlangsung di area pelayanan SIM tersebut, petugas Satlantas menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada pemohon yang telah dinyatakan lulus ujian, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya administrasi berkendara.


Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd, menegaskan bahwa pelayanan humanis merupakan prinsip utama dalam setiap interaksi dengan masyarakat. Melalui pendekatan ramah, komunikatif, dan informatif, diharapkan para pengendara dapat lebih memahami pentingnya kelengkapan administrasi seperti SIM, STNK, dan identitas diri saat berkendara di jalan raya.


Dalam edukasinya, petugas memberikan penjelasan mengenai tata cara pengurusan SIM, kewajiban membawa dokumen kendaraan, serta konsekuensi hukum apabila pengendara tidak memenuhi ketentuan tersebut. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang keselamatan berkendara demi menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan kondusif di Kota Madiun.


Program Polantas Menyapa diharapkan terus menjadi sarana efektif bagi kepolisian dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, sekaligus mendorong budaya disiplin berlalu lintas.

Wakapolri Terima Disway Award, Polri Tegaskan Komitmen Perkuat Kepercayaan Publik dan Sinergi Media*


 *SIARAN PERS POLRI*


*

JAKARTA – Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menerima langsung penghargaan Disway Award 2025 dalam kategori Lembaga Negara & Regulator Terpopuler mewakili Kapolri. Penghargaan diberikan pada acara penganugerahan di Jakarta, Kamis (4/12/2025), sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Polri dalam menghadirkan informasi publik yang cepat, jernih, dan bermanfaat.


Usai menerima penghargaan, Karo Multimedia Divhumas Polri, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa Polri Akan Terus Mengutamakan Kepercayaan Publik. 


Brigjen Pol Ade Ary menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Polri untuk semakin meningkatkan kualitas keterbukaan informasi dan pelayanan kepada publik. “kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Disway ID dan seluruh masyarakat. Penghargaan ini menunjukkan kepercayaan publik yang harus kami jaga dengan kinerja yang semakin baik,” ujar Ade Ary. Ia menyampaikan pesan dari Kapolri pentingnya menghadirkan informasi secara cepat dan akurat sebagai bagian dari pelayanan Polri.


“Bapak Kapolri selalu mengingatkan bahwa informasi harus segera diketahui masyarakat. Ini menjadi komitmen kami dalam menyampaikan informasi yang benar, jernih, dan bermanfaat bagi publik,” tambahnya.


Ade Ary menjelaskan bahwa Kapolri memberi perhatian besar terhadap kemitraan strategis Polri dengan media, termasuk Disway ID, dalam menjaga ruang informasi yang sehat dan mendorong edukasi publik. “Bapak Kappolri sangat mengapresiasi sinergi yang sudah terbangun dengan Disway ID. Kolaborasi ini terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam literasi digital dan informasi yang objektif,” ungkapnya. Ia turut menyampaikan harapan Kapolri agar Disway ID semakin berkembang dan memberikan kontribusi semakin besar.“Atas arahan Bapak Wakapolri, kami menyampaikan selamat dan mendoakan keberkahan untuk Disway ID agar terus maju dan memberikan manfaat luas,” tuturnya.


Penilaian Disway Award Dilakukan Secara Objektif dan Nasional


Disway Award 2025 diberikan kepada 522 brand dan lembaga populer Indonesia, dengan proses penilaian oleh lembaga profesional Infovesta melalui survei nasional. Pendiri Disway, Dahlan Iskan, menegaskan bahwa hasil penghargaan mencerminkan kepercayaan dan persepsi masyarakat terhadap kinerja brand dan lembaga.


Polri Tegaskan Pelayanan dan Keterbukaan Informasi sebagai Prioritas Utama


Ade Ary kembali menyampaikan arahan Wakapolri terkait komitmen Polri dalam menjaga kepercayaan publik. “Bapak Wakapolri menekankan bahwa Polri harus semakin hadir dengan pelayanan yang cepat, terbuka, dan dekat dengan masyarakat. Penghargaan ini menjadi pengingat agar kami terus memperkuat kedekatan dan komunikasi dengan publik,” tutupnya.

Kapolri Tegaskan Polri Terbuka dan Terus Lakukan Perbaikan Usai Audiensi dengan KIP


 


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi jajaran pimpinan dan komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025). 


"Sebagaimana amanah dari UU tentunya keterbukaan terkait informasi publik dimana Komisi Informasi Pusat menjadi komisi ditunjuk untuk menyelenggarakan dan melayani sengketa terkait dengan keterbukaan informasi publik," kata Sigit kepada awak media usai menerima audiensi. 


Dalam hal ini, Sigit menegaskan bahwa, Polri akan terus menjadi institusi yang terbuka dan melakukan perbaikan untuk terus memenuhi apa yang diharapkan oleh masyarakat. 


"Sehingga harapan masyarakat terhadap keterbukaan informasi publik betul-betul bisa kita sajikan, kita berikan, sesuai dengan standar yang diharapkan, sesuai dengan harapan masyarakat terkait aturan keterbukaan infornasi publik," ujar Sigit. 


Sigit menyebut, segala saran maupun masukan dari masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi guna mewujudkan institusi Korps Bhayangkara yang diinginkan oleh khalayak luas. 


"Yang jelas apapun hasilnya kami terus akan lakukan perbaikan dan evaluasi untuk menuju apa yang diwajibkan, apa yang diharuskan dan apa yang menjadi harapan bagi masyarakat," ucap Sigit. 


Di sisi lain, Sigit mengapresiasi jajaran KIP yang terus menjalin sinergisitas dengan Polri terkait keterbukaan informasi publik. Ia pun selalu terbuka akan saran dan masukan. 


"Terima kasih kepada pimpinan KIP dan seluruh komisioner yang telah berkenan hadir. Nerkenan tinjau institusi Polri sebagai salah satu institusi yang memang selama ini cukup menarik dan menjadi sorotan publik. Kami terima kasih untuk masukan dan saran-sarannya," tutup Sigit.

Rabu, 03 Desember 2025

*Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Terpadu di Akses Vital Surabaya–Madura*

 


TANJUNGPERAK - Sebagai langkah preventif menekan angka kecelakaan dan mengurai potensi kemacetan di akses vital penghubung Surabaya-Madura (Suramadu), Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim menggelar patroli gabungan skala besar di Jembatan Suramadu, Rabu (3/12/2025).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodi, yang bersinergi dengan Kanit PJR 8 Jatim, Ps Kanit Regident Polres Pelabuhan Tanjung Perak, serta jajaran anggota Satlantas.


Patroli kali ini bukan sekadar pemantauan rutin. Tim gabungan memfokuskan kegiatan pada penindakan pelanggaran atau dakgar lalu lintas, utamanya terhadap pengendara yang melanggar rambu larangan.


AKP Imam Sayfudin Rodi menegaskan bahwa pelanggaran rambu di jalur cepat maupun jalur roda dua di Suramadu seringkali menjadi pemicu utama kecelakaan fatal dan hambatan arus lalu lintas. 


AKP Imam juga menegaskan kegiatan tersebut untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). 


"Fokus kami adalah menertibkan pelanggaran yang berpotensi menyebabkan laka lantas dan kemacetan, terutama di titik-titik rawan sepanjang Jembatan Suramadu," ujar AKP Imam di sela kegiatan.


Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif. 


Petugas menyisir area jembatan untuk memantau arus lalu lintas sekaligus memberikan edukasi langsung kepada pengguna jalan.


Hasil dari kegiatan patroli tersebut, tercatat sebanyak 6 pengendara roda dua mendapatkan teguran simpatik dari petugas. 


Teguran ini diberikan kepada pengendara yang kedapatan melanggar aturan namun masih dalam kategori yang bisa dibina secara lisan.


AKP Imam kembali mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif pengguna jalan. 


Ia mengimbau agar masyarakat tidak hanya tertib saat ada petugas, namun menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama.


"Kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan petugas saat di perjalanan, jangan ragu untuk segera mendatangi pos polisi terdekat," pungkasnya. (*)

Polresta Sidoarjo Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh Sumatera*

 *


SIDOARJO - Bencana alam banjir yang melanda di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat mengundang duka mendalam. 


Bantuan dan dukungan moril terus mengalir dari berbagai pihak termasuk Polresta Sidoarjo, Polda Jawa Timur dengan menggelar Shalat Ghaib dan doa bersama yang diikuti anggota Polri dan ASN Polresta Sidoarjo Polda Jatim serta masyarakat sekitar, Kamis (4/12).


Doa bersama dipimpin oleh Ustadz H. Luqman Hakim M.H.I untuk para korban musibah bencana banjir serta longsor di Aceh, Sumut maupun Sumbar.


Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing melalui Kasi Humas, Iptu Tri Novi Handono menjelaskan, seluruh keluarga besar Polresta Sidoarjo turut prihatin dan berduka atas terjadinya musibah bencana alam banjir serta longsor yang melanda di wilayah Aceh, Sumut maupun Sumbar. 


"Kami berharap situasi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat segera pulih. Warga di sana semoga senantiasa dilindungi Allah SWT, diberi kekuatan, kesabaran dan ketabahan atas musibah ini," ujarnya.


Sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian bersama, selain menggelar Shalat Ghaib untuk korban jiwa yang meninggal dunia, Polresta Sidoarjo juga menggalang donasi kemanusiaan.


"Bantuan kemanusian kami distribusikan melalui Polda Jawa Timur untuk saudara - saudara kita di Aceh, Sumbar dan Sumut," pungkas Iptu Novi. (*)

Wakapolri Tinjau Posko Antemortem DVI di Sumatera Barat, Pastikan Proses Identifikasi Korban Berjalan Optimal


 

Padang – Wakapolri bersama rombongan meninjau Posko Antemortem DVI Pusdokkes Polri di Polda Sumatera Barat pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 08.30 hingga 10.00 WIB. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan, kelengkapan, serta pelaksanaan proses identifikasi korban oleh Tim DVI di lapangan pascabencana yang terjadi di wilayah tersebut.


Dalam peninjauan itu, Wakapolri menerima paparan langsung dari pejabat Pusdokkes Polri dan jajaran terkait mengenai perkembangan pengambilan data antemortem, alur identifikasi, hingga berbagai kendala yang tengah dihadapi tim di lokasi. Wakapolri juga memberikan arahan agar seluruh personel tetap menjaga profesionalisme, bekerja cepat namun tetap akurat, demi mempercepat proses identifikasi korban.


“Kegiatan ini menunjukkan komitmen pimpinan Polri untuk memastikan seluruh layanan kemanusiaan berjalan maksimal, terutama yang berkaitan dengan penanganan korban bencana,” ujar Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo.


Ia menambahkan bahwa Polri terus mengerahkan kemampuan terbaik, termasuk dukungan peralatan maupun tenaga ahli, guna membantu keluarga korban mendapatkan kepastian secepat mungkin.


“Tim DVI bekerja dengan standar internasional dan terus berkoordinasi dengan semua pihak di lapangan. Harapannya, proses identifikasi bisa berlangsung lancar dan memberikan kepastian bagi para keluarga korban,” tambahnya.


Kunjungan Wakapolri ini sekaligus memastikan seluruh prosedur tetap berjalan sesuai standar operasional, serta sebagai bentuk dukungan moral bagi tim yang bekerja di lapangan.

Polres Magetan Sholat Ghoib dan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Aceh Sumatera*

 *



MAGETAN – Wujud kepedulian terhadap sesama, Polres Magetan Polda Jatim menggelar Sholat Ghoib dan doa bersama untuk para korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. 


Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (3/12/2025) di Masjid Shiratal Mustaqim Polres Magetan Polda Jatim dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa dan diikuti seluruh anggota Polres Magetan Polda Jatim.


Ratusan personel tampak khusyuk melaksanakan Sholat Ghoib untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia akibat bencana tersebut. 


Berdasarkan informasi terkini, tercatat sekitar 750 orang meninggal dunia, sementara ratusan lainnya masih dinyatakan hilang.


Usai pelaksanaan Sholat Ghoib, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Marsono, Wakil Ketua MUI Kabupaten Magetan. 


Doa dipanjatkan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.


Sebagai bentuk empati dan solidaritas, Polres Magetan Polda Jatim juga menggelar penggalangan donasi dari keluarga besar Polres Magetan Polda Jatim.


Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung kepada para korban bencana di wilayah Sumatra melalui jalur resmi kemanusiaan.


Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.


“Sholat Ghoib dan penggalangan donasi ini adalah ikhtiar kami untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra. Musibah ini menjadi duka kita bersama,” ungkap AKBP Erik.


Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan dan kepedulian menjadi kunci dalam menghadapi musibah besar seperti ini.


“Kami berharap bantuan yang terkumpul bisa memberikan manfaat dan sedikit menguatkan para korban. Solidaritas harus terus kita tumbuhkan sebagai wujud persatuan dan kemanusiaan,” tegasnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Magetan Polda Jatim juga berharap dapat memberikan dukungan moral maupun materiil bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana, sekaligus menjadi pengingat pentingnya empati terhadap sesama. (*)

Polrestabes Surabaya Amankan Komplotan Pelaku Pencurian Kabel Telkom dan PJU*

 *


SURABAYA - Polrestabes Surabaya Polda Jatim akhirnya berhasil mengungkap pencurian kabel yang merugikan infrastruktur kota Surabaya dan viral di beberapa media sosial. 


Dua tersangka ditangkap Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya Polda Jatim setelah melakukan pencurian kabel jaringan PJU (Penerangan Jalan Umum) di Surabaya.


Dua tersangka yang diamankan adalah: MI, (43), Kos Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya dan MD, (52), warga Simorejo Sari B, Sukomanunggal, Surabaya.


Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menjelaskan bahwa pencurian kabel PJU dilakukan pada 1–2 Desember 2025 sekitar pukul 22.30–05.00 WIB. 


Pelaku beraksi di Jalan Bubutan, tepatnya di depan Kampung Maspati, dengan memanfaatkan kondisi jalan yang sepi.


Menurut Kapolrestabes Surabaya kedua tersangka masuk ke dalam gorong-gorong untuk menemukan titik kabel. 


"Tersangka terlebih dahulu membuka penutup gorong-gorong secara manual, lalu menyusuri jalur kabel PJU dan Telkom," kata Kombes Luthfi, Rabu (3/12).


Dikatakan oleh Kombes Luthfi, para pelaku menggunakan peralatan sederhana seperti gergaji besi, tang pemotong, dan katrol untuk menarik kabel ke permukaan. 


"Cara mereka rapi tetapi membahayakan keselamatan dan merusak fasilitas umum,” tutur Kombes Pol Luthfi.


Selain mengungkap pencurian kabel PJU, Polrestabes Surabaya Polda Jatim juga berhasil mengungkap pencurian kabel Telkom.


Pencurian Kabel Telkom dilakukan oleh Tiga tersangka pada tanggal 9, 11, dan 14 Oktober 2025, berlokasi di kawasan Padat Pacar Kembang Gang 5, Surabaya,


"Tiga tersangka utama pencurian kabel Telkom kami amankan pada Kamis (13/11/2025) pukul 16.30 WIB di Jalan Gubeng Kertajaya Surabaya," kata Kombes Pol Lutfhfi.


Tiga orang pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu orang lainnya, berinisial A.G yang berperan sebagai pendana kegiatan pencurian, masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).


Tersangka pencurian kabel Telkom yang diringkus memiliki peran masing-masing dalam melancarkan kejahatan.


Tersangka C.A (47), warga Kecamatan Gubeng, berperan sebagai koordinator pengawasan dan pengamanan saat proses penggalian serta penarikan kabel di lokasi.


Kemudian J.M (30), warga Kecamatan Tambaksari, bertugas sebagai petugas pengamanan lapangan dan bertanggung jawab merapikan bekas galian 


Sementara itu tersangka B.S (49), warga Kecamatan Gubeng, bertugas mengondisikan lokasi dan penutupan kembali sisa galian.


Menurut Kapolrestabes Surabaya, kasus ini bermula dari komunikasi antara B.S dengan C.A untuk melaksanakan penggalian kabel atas arahan dari A.G (DPO). 


Pada 8 Oktober 2025, ketiganya melakukan survei lokasi dan berupaya mengurus perizinan palsu kepada perangkat RT/RW setempat.


Dalam penangkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu flashdisk berisi rekaman CCTV, tiga unit ponsel, satu jaket biru, rompi hitam, serta satu set seragam polmas yang diduga digunakan untuk mengelabui warga.


Kapolrestabes Surabaya mengungkapkan kasus pencurian kabel ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada penerangan jalan, layanan telekomunikasi, serta keselamatan masyarakat. 


Polrestabes Surabaya Polda Jatim menegaskan komitmen untuk memperketat patroli dan pengawasan di titik-titik rawan.


Kombes Pol Luthfi menambahkan bahwa setiap tindakan yang merusak fasilitas publik tidak hanya merugikan negara, tetapi juga membahayakan masyarakat luas. 


Ia memastikan proses hukum terhadap kedua tersangka akan dilakukan secara profesional dan transparan.


Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal Tujuh hingga Sembilan tahun penjara. (*)

Dialog Literasi Kebangsaan STIK: Menyongsong Pemolisian Digital di Era AI


 

Jakarta (3/12/25) — Episode ketiga dialog mahasiswa STIK-PTIK kembali menghadirkan pandangan segar mengenai arah transformasi Polri di tengah arus perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Pada sesi kali ini, para mahasiswa tampil langsung sebagai pembicara, menunjukkan perspektif generasi baru yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang. Sejumlah tokoh turut memberikan pandangan dan menegaskan pentingnya kesiapan Polri menghadapi era digital.


Dosen Kepolisian Utama Tk.I STIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol Drs. Bahagia Dachi, S.H., M.H., menegaskan bahwa institusi kepolisian harus semakin terbuka terhadap masukan publik.

“Pesan utamanya, seperti yang disampaikan para pembicara tadi, adalah bahwa Polri siap menerima kritik dari masyarakat. Sebaliknya, mahasiswa yang berasal dari Polri juga menyampaikan bahwa masyarakat harus siap dikritik. Jadi ada timbal balik,” ujarnya.


Irjen Dachi juga menegaskan bahwa transformasi Polri bertumpu pada tiga komponen: people, technology, dan process. Ia mencontohkan implementasi ETLE yang dapat ditingkatkan melalui teknologi dan AI agar lebih ramah bagi masyarakat.

“Kalau pelanggaran bisa langsung dibayar lewat QR code, atau ETLE langsung mengirimkan notifikasi WhatsApp, itu akan jauh lebih mudah. AI sangat membantu proses seperti itu. Penggunaan AI dalam penegakan hukum di masa depan tidak bisa dielakkan.”


Founder Drone Emprit dan PT Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, menyoroti pentingnya pendekatan pencegahan dalam kepolisian modern. Ia mengapresiasi munculnya kritik dari mahasiswa Polri yang mulai menyadari perlunya perubahan paradigma.

“Mereka menyadari bahwa kita selama ini terlalu fokus pada penegakan hukum, padahal ada juga yang namanya prediction dan pencegahan. Kalau pencegahan bisa dibantu oleh AI—misalnya melalui ETLE atau data CCTV untuk memetakan lokasi rawan—maka masyarakat bisa mendapat feedback dan itu membantu tugas polisi,” jelasnya.


Perwakilan GP Ansor, Ahmad Luthfi, mengingatkan para mahasiswa STIK tentang pentingnya literasi teknologi dalam tugas kepolisian modern.

“Jika ingin menjadi pemimpin masa depan, maka harus menguasai teknologi. Dari pembicaraan tadi, terlihat bahwa setiap peristiwa ataupun persoalan di era sekarang selalu melibatkan teknologi,”


Dialog pada episode ketiga ini menegaskan bahwa masa depan Polri dan kepemimpinan nasional berada di tangan generasi muda yang melek teknologi dan terbuka terhadap perubahan. Melalui sudut pandang Irjen Pol Bahagia Dachi, Ismail Fahmi, dan Ahmad Luthfi, terlihat jelas bahwa transformasi menuju era digital tidak hanya menuntut kesiapan institusi, tetapi juga seluruh ekosistem pendukungnya—mahasiswa, masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor.

Polantas Menyapa Satlantas Polres Madiun Kota


 


Polisi Lalu Lintas (Polantas) Satlantas Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan Polantas Menyapa pada Kamis, 4 Desember 2025. Dalam kegiatan yang berlangsung di halaman Satlantas tersebut, petugas berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan maupun surat izin mengemudi (SIM).


Pada agenda hari ini, petugas melakukan penyerahan SIM kepada pemohon yang telah dinyatakan lulus uji. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya tertib administrasi berkendara, mulai dari kelengkapan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM), hingga perlengkapan keselamatan lainnya yang wajib dibawa saat berkendara.


Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas.


“Edukasi seperti ini sangat penting agar masyarakat memahami bahwa administrasi kendaraan bukan sekadar kelengkapan, tetapi bagian dari keselamatan berkendara. Kami ingin pelayanan yang ramah, cepat, dan humanis dapat dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.


Kegiatan Polantas Menyapa ini diharapkan dapat terus meningkatkan hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di Kota Madiun.

Polres Kediri Galang Donasi Dari Anggota Untuk Korban Bencana Aceh Sumatera*


 *


KEDIRI - Tak seperti biasanya, usai pelaksanaan apel jam pimpinan, seluruh jajaran Polres Kediri Polda Jatim tidak segera meninggalkan lapangan.


Kali ini seluruh peserta apel kompak mengulurkan tangan untuk membantu korban bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


Penggalangan donasi usai apel tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian sekaligus respons cepat atas musibah yang menimpa tiga wilayah di Pulau Sumatera.


Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menginstruksikan seluruh personel untuk berpartisipasi memberikan donasi sebagai wujud empati dan solidaritas. 


Arahan tersebut disambut antusias oleh seluruh anggota yang secara bergiliran memberikan sumbangan.


Kepedulian ini menjadi bagian dari nilai pengabdian yang harus tertanam dalam setiap anggota Polri.


"Bencana yang terjadi di Aceh, Sumut, dan Sumbar adalah duka kita bersama. Inilah saatnya kita hadir, bukan hanya melalui tugas, tetapi juga melalui kepedulian yang bisa meringankan beban mereka," kata AKBP Bramastyo Priaji, Rabu (3/12/2025).


Ia juga mengajak seluruh personel menjaga semangat empati tersebut, karena Polri bukan hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan sosial yang hadir ketika masyarakat membutuhkan.


"Setiap bantuan, sekecil apa pun, sangat berarti. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang bangkit dari bencana," pungkas AKBP Bramastyo. (*)

Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 290 Korban di Sumatera Utara, Operasi Dilanjutkan Hingga Akhir Masa Tanggap Darurat


 

Medan – Pelaksanaan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) dalam penanganan bencana alam di Sumatera Utara terus berlangsung secara intensif. Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Kombes Pol dr. Taufik Ismail, Sp.OG., MARS, menegaskan bahwa tim telah digerakkan secara menyeluruh di tiap kabupaten/kota dengan total 30 personel, terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan 20 personel DVI Polda Sumut.


“Kami telah menggelar operasi DVI yang tersebar di seluruh kabupaten di Sumatera Utara dengan kekuatan 30 personel. Terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan selebihnya dari Polda Sumut,” ujar Kombes Pol Taufik Ismail.


“Per hari Selasa, 2 Desember 2025, kami telah mengidentifikasi sebanyak 290 korban yang tersebar di 12 kabupaten/kota wilayah Polda Sumut.”


Karumkit menjelaskan bahwa seluruh korban hingga saat ini berhasil diidentifikasi menggunakan data sekunder seperti ciri fisik, sidik jari, maupun properti yang melekat, karena mayoritas jenazah masih dalam kondisi relatif utuh pada fase awal.


Namun pekerjaan tim ke depan akan semakin menantang. Saat ini masih terdapat 122 korban yang tercatat hilang, dan banyak di antaranya diperkirakan sudah mulai mengalami pembusukan.


“Ini mungkin seminggu ke depan akan lebih sulit untuk identifikasi karena jenazah yang masih tertimbun mengalami proses pembusukan. Untuk itu kami menyiapkan langkah identifikasi menggunakan data primer, yaitu sampel DNA,” jelasnya.


“Jika jenazah tidak teridentifikasi dan karena keterbatasan tempat penyimpanan, kami akan makamkan dengan penandaan khusus. Jika di kemudian hari ada kecocokan DNA, kami bisa menunjukkan lokasi pemakaman kepada keluarga.”


Hingga hari ini, seluruh 290 jenazah yang sudah teridentifikasi telah dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan.


Berdasarkan pendataan terkini, Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan dampak paling berat, disusul beberapa daerah lain. Adapun rinciannya:

- Kab. Tapanuli Tengah: 86 orang meninggal dunia, 104 orang hilang

- Kab. Tapanuli Selatan: 84 orang MD, 4 orang hilang

- Kota Sibolga: 47 orang MD, 9 orang hilang

- Kab. Tapanuli Utara: 34 orang MD, 12 orang hilang

- Kota Medan: 12 orang MD

- Kab. Langkat: 14 orang MD

- Kab. Humbang Hasundutan: 8 orang MD, 1 orang hilang

- Kab. Pakpak Bharat: 2 orang MD

- Nias Selatan: 1 orang MD

- Kota Padang Sidempuan: 1 orang MD

- Kota Binjai: 1 orang MD


Dalam penanganan korban luka, seluruh pasien dirawat di rumah sakit setempat, termasuk RS Bhayangkara Batangtoru.


“Kalau nanti memerlukan perawatan ataupun rujukan, kita kirim ke Kota Medan,” jelas Karumkit.


“Persediaan obat sejauh ini sudah kita terima dari Mabes Polri, dan sudah didistribusikan ke kabupaten/kota yang paling memerlukan, terutama Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga,” ujarnya.


Karumkit menjelaskan bahwa saat ini belum ditemukan kendala yang signifikan, namun minggu berikutnya menjadi fase paling krusial.


“Sementara ini kendala belum ada, tapi seminggu ke depan kemungkinan besar kita akan menghadapi kesulitan karena jenazah yang belum ditemukan sudah mengalami pembusukan. Sidik jari atau wajah mungkin sudah rusak, sehingga metode DNA menjadi cara terakhir yang paling akurat.”


Operasi DVI akan terus berlangsung mengikuti masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah. Seluruh elemen kesehatan dan identifikasi Polda Sumut dan Mabes Polri tetap disiagakan di lapangan.

*Pastikan Imlek Kondusif, Kapolres Gresik Tinjau Pengamanan di Klenteng Kim Hin Kiong*

GRESIK - Menjelang puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, melakukan peninjauan langsung kesiapan pen...