Minggu, 02 November 2025

Polres Situbondo Beri Dukungan Psikologis Korban Runtuhnya Atap Asrama Santri Putri Lewat Trauma Healing*


 *



SITUBONDO – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis korban dan keluarga atas peristiwa runtuhnya atap Asrama Santri Putri di Kecamatan Besuki, Polres Situbondo Polda Jatim melalui tim konselor melaksanakan kegiatan trauma healing.


Kegiatan yang berlangsung di area pondok pesantren tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Situbondo AKP Aryo Pandanaran, S.H., bersama tim konselor Polres Situbondo Polda Jatim.


Kegiatan ini diikuti oleh korban dan keluarga yang terdampak langsung akibat insiden tersebut.


Menurut Kabag SDM AKP Aryo Pandanaran, pelaksanaan trauma healing ini bertujuan untuk membantu korban dan keluarga mengatasi tekanan emosional pasca-musibah.


“Kami ingin hadir bukan hanya dalam sisi penanganan hukum dan keamanan, tetapi juga memberikan dukungan kemanusiaan. Pendampingan psikologis ini penting agar korban dan juga keluarga bisa pulih secara mental dan emosional,” ujar AKP Aryo, Senin (03/11).


Dalam kegiatan tersebut, para konselor memberikan ruang bagi keluarga korban untuk menyalurkan perasaan duka dan kecemasan. 


Melalui sesi berbagi cerita, konseling personal, hingga doa bersama, keluarga korban tampak mulai terbuka dan berinteraksi positif satu sama lain.


Pendekatan spiritual healing juga dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan iman dan semangat mereka menghadapi cobaan. 


Tim konselor fokus pada active listening, empati, serta pemberian teknik mengelola stres (coping skill) agar keluarga korban mampu bangkit kembali.


Hasilnya, kegiatan berjalan lancar dan penuh kehangatan. Sejumlah keluarga korban mengaku merasa lebih tenang dan terbantu dengan perhatian yang diberikan Polres Situbondo Polda Jatim.


“Kami merasa tidak sendiri. Terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah datang dan peduli pada kami,” ungkap salah satu anggota keluarga korban dengan mata berkaca-kaca.


Melalui kegiatan ini, Polres Situbondo Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam upaya pemulihan psikologis masyarakat pasca-bencana. (*)

Sambut HUT ke - 80 Brimob Polda Jatim Gelar Kejurda Tarung Bebas Indonesia 2025*


 *

SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 80 Korps Brimob Polri, Satuan Brimob Polda Jawa Timur bersama Tarung Bebas Indonesia (TBI) menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tarung Bebas Indonesia 2025 Piala Dansat Brimob Jatim di Gedung BLK Muncar, Banyuwangi, pada 31 Oktober hingga 2 November 2025. 


Ajang ini diikuti oleh ratusan atlet bela diri dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, mulai dari kategori usia dini hingga senior. 


Kejuaraan yang mengusung tema “Mewujudkan Prestasi Indonesia Melalui Nilai Integritas dan Sportivitas” ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT ke - 80 Korps Brimob Polri, yang bertujuan untuk membangun semangat sportivitas, integritas, dan prestasi di kalangan generasi muda.


Dansat Brimob Polda Jawa Timur Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H,. Yang diwakilkan Kabagmin Ops Kompol Arsono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kejurda ini menjadi wadah penting untuk menjaring atlet muda potensial sekaligus membangun karakter melalui olahraga bela diri campuran.


“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bagian dari peringatan HUT ke - 80 Korps Brimob Polri, selain untuk mencari bibit muda berbakat, kami ingin memberikan wadah bagi anak muda agar bisa berprestasi dan membawa nama baik daerah hingga ke tingkat nasional,” ujar Kompol Arsono.


Ia menekankan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membentuk fisik yang tangguh serta mental dan karakter yang disiplin.


“Melalui olahraga, kita belajar tentang sportivitas, kerja keras, dan pantang menyerah. Nilai-nilai inilah yang sejalan dengan semangat Korps Brimob dalam melindungi dan mengayomi masyarakat,” tambah Kompol Arsono.


Kegiatan Kejurda Tarung Bebas ini terselenggara atas kerja sama Satuan Brimob Polda Jawa Timur dengan Tarung Bebas Indonesia (TBI) di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), serta mendapat dukungan dari Anggota DPRD Banyuwangi Hj. Desi Praksaiwi.


Selain menjadi ajang pembinaan atlet muda, anggota Polri juga turut berpartisipasi dan menorehkan prestasi membanggakan dalam kejuaraan ini. 


Tiga personel dari Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim berhasil meraih medali, yakni: Bripda Ardi Purwo, meraih Juara 1 Kelas 69 Kg Senior Putra, Bripda Sholeh Aditya, meraih Juara 1 Kelas 57 Kg Senior Putra, Bharada Kgs. Ach. Renafi, meraih Juara 2 Kelas 72 Kg Senior Putra


Capaian tersebut menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga memiliki semangat berprestasi di bidang olahraga.


Dari hasil keseluruhan kejuaraan, Kabupaten Banyuwangi berhasil meraih Juara Umum I, disusul Kota Surabaya sebagai Juara Umum II, dan Kabupaten Ngawi menempati Juara Umum III.


Ketua Panitia Kejurda TBI Banyuwangi menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Festival Olahraga Daerah (FORDA) 2026.


“Kejurda ini kami harapkan bisa menjadi ajang pembinaan berkelanjutan serta motivasi bagi atlet muda untuk terus berlatih dan berprestasi,” ujarnya.


Melalui Kejurda Tarung Bebas Indonesia 2025 – Piala Dansat Brimob Jatim ini, Brimob Polda Jawa Timur berharap dapat menumbuhkan semangat kompetitif, mempererat tali silaturahmi antar insan bela diri, dan memperkuat sinergi antara masyarakat dengan kepolisian melalui semangat olahraga. (*)

*Polres Probolinggo Sidak Sejumlah SPBU Tindak Lanjuti Keluhan Warga Soal BBM Pertalite*


 *


PROBOLINGGO - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo Polda Jawa Timur bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat dan ramainya pemberitaan di media sosial terkait dugaan bahan bakar jenis Pertalite tercampur air di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 


Pada Sabtu (1/11/2025), Satreskrim Polres Probolinggo Polda Jatim langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua lokasi, yakni SPBU Gending dan SPBU Semampir Kraksaan.


Langkah sigap ini dilakukan menyusul pemberitaan di media yang menyebut banyak sepeda motor di Probolinggo mogok usai mengisi BBM. 


Menindaklanjuti hal tersebut, tim Satreskrim segera turun ke lapangan melakukan pemeriksaan langsung. 


Petugas menggunakan pasta pendeteksi air (water-finding paste) untuk memastikan ada tidaknya kandungan air dalam bahan bakar. 


Pengecekan dilakukan di dispenser bahan bakar yang digunakan konsumen dan di tandon penyimpanan utama di masing-masing SPBU. 


Hasilnya, tidak ditemukan adanya indikasi air atau kontaminasi dalam bahan bakar Pertalite di kedua SPBU tersebut. Uji lapangan menunjukkan bahan bakar dalam kondisi normal dan layak pakai. 


Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif melalui Kasat Reskrim AKP Putra Adi Fajar Winarsa menegaskan bahwa SPBU Gending dan SPBU Semampir dinyatakan bersih dari dugaan pencampuran air ke dalam bahan bakar. 


“Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan adanya kandungan air dalam Pertalite. Kedua SPBU beroperasi sesuai standar, tidak ada pelanggaran,” kata AKP Putra, Sabtu (01/11/25). 


Meski hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi aman, Polres Probolinggo Polda Jatim memastikan pengawasan tetap diperketat. 


Tim penyelidik akan terus memantau dan melakukan sidak berkala ke SPBU-SPBU lain di wilayah hukum Polres Probolinggo guna memastikan kualitas bahan bakar terjaga dan tidak merugikan masyarakat. (*)


PROBOLINGGO - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo Polda Jawa Timur bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat dan ramainya pemberitaan di media sosial terkait dugaan bahan bakar jenis Pertalite tercampur air di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 


Pada Sabtu (1/11/2025), Satreskrim Polres Probolinggo Polda Jatim langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua lokasi, yakni SPBU Gending dan SPBU Semampir Kraksaan.


Langkah sigap ini dilakukan menyusul pemberitaan di media yang menyebut banyak sepeda motor di Probolinggo mogok usai mengisi BBM. 


Menindaklanjuti hal tersebut, tim Satreskrim segera turun ke lapangan melakukan pemeriksaan langsung. 


Petugas menggunakan pasta pendeteksi air (water-finding paste) untuk memastikan ada tidaknya kandungan air dalam bahan bakar. 


Pengecekan dilakukan di dispenser bahan bakar yang digunakan konsumen dan di tandon penyimpanan utama di masing-masing SPBU. 


Hasilnya, tidak ditemukan adanya indikasi air atau kontaminasi dalam bahan bakar Pertalite di kedua SPBU tersebut. Uji lapangan menunjukkan bahan bakar dalam kondisi normal dan layak pakai. 


Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif melalui Kasat Reskrim AKP Putra Adi Fajar Winarsa menegaskan bahwa SPBU Gending dan SPBU Semampir dinyatakan bersih dari dugaan pencampuran air ke dalam bahan bakar. 


“Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan adanya kandungan air dalam Pertalite. Kedua SPBU beroperasi sesuai standar, tidak ada pelanggaran,” kata AKP Putra, Sabtu (01/11/25). 


Meski hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi aman, Polres Probolinggo Polda Jatim memastikan pengawasan tetap diperketat. 


Tim penyelidik akan terus memantau dan melakukan sidak berkala ke SPBU-SPBU lain di wilayah hukum Polres Probolinggo guna memastikan kualitas bahan bakar terjaga dan tidak merugikan masyarakat. (*)

Salut, Polres Pacitan Berhasil Pulihkan Akun WhatsApp Korban Peretasan*


 *


PACITAN – Respons cepat Polres Pacitan Polda Jatim berhasil menggagalkan aksi penipuan daring melalui akun WhatsApp (WA) yang diretas. 


Dalam waktu sekitar Tujuh jam, Polisi mampu memulihkan akun milik warga Pacitan yang sempat diambil alih pelaku.


Kejadian bermula Sabtu (1/11/2025) pukul 16.00, Nuarini (35) warga Sumberharjo, mendatangi SPKT Polres Pacitan Polda Jatim setelah WA miliknya tiba-tiba logout dan tidak bisa dibuka. 


Peristiwa itu terjadi sesaat setelah ia mengklik tautan undangan yang dikirim seseorang yang ia kenal.


Nuarini segera mendatangi SPKT Polres Pacitan Polda Jatim karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


“Keluarga dan teman-teman saya sudah dihubungi semua. Pelaku mengaku meminjam uang, mengirim nomor rekening, bahkan mengirim file undangan lagi. Karena takut ada korban, saya langsung lapor ke SPKT Polres,” ujarnya, Minggu (2/11/2025). 


Ia menyampaikan terima kasih kepada Polres Pacitan Polda Jatim atas respons cepat dalam membantu memulihkan akun miliknya. 


"Terima kasih Polres Pacitan sudah membantu memulihkan akun WA saya," ucapnya. 


Sebelumnya, Pamapta Polres Pacitan, Ipda Mardian Setyo P., S.H., langsung melakukan pemeriksaan dan memastikan akun korban telah diretas. 


Pelaku bahkan mulai menghubungi kontak korban untuk meminta transfer uang.


“Kami sarankan korban menonaktifkan sementara mobile banking dan memberi tahu seluruh kontak agar tidak merespons pesan mencurigakan,” kata Ipda Mardian. 


Selain mengamankan aset digital korban, tim SPKT juga membantu proses pemulihan akun. 


Setelah serangkaian verifikasi keamanan dan pengajuan kode OTP, akun WA korban berhasil direbut kembali dari pelaku dalam kurun kurang lebih tujuh jam.


Sementara itu, Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menegaskan Polres Pacitan Polda Jatim berkomitmen melindungi masyarakat dari kejahatan siber yang semakin marak.


“Ini bukti komitmen kami. Masyarakat jangan ragu melapor jika menjadi korban atau mencurigai aktivitas digital mencurigakan,” ujarnya.


Kapolres Pacitan juga kembali mengingatkan warga agar lebih berhati-hati membuka tautan yang dikirim via pesan, meski berasal dari kontak yang dikenal. 


“Edukasi digital harus terus ditingkatkan. Waspada link dan file mencurigakan,” tambahnya. (*).

Asah Fungsi Teknis Kepolisian dan Kepekaan Sosial, 247 Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Mulai Latja*


 *


MOJOKERTO – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Catur Prasetya Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Minggu (2/11/2025) pagi. 


Sebanyak 247 Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 mengikuti apel pemberangkatan Latihan Kerja (Latja) dan program Live In.


Apel pemberangkatan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H, didampingi Kepala Korp Siswa SPN Polda Jatim, AKBP Agung Setyono, S.S., M.H., beserta jajaran pengasuh siswa.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dody Indra Eka Putra menyampaikan amanat dan pesan khusus dari Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K. 


Kepala SPN Polda Jatim menekankan bahwa Latja dan Live In adalah jembatan krusial yang menghubungkan antara teori di kelas dengan realitas sosial yang sesungguhnya di lapangan.


"Program ini bukan sekadar formalitas kurikulum, melainkan esensi dari pendidikan Polri," kata AKBP Dody.


Ia mengatakan Latja dan Live In adalah ajang bagi siswa untuk mengaplikasikan fungsi teknis kepolisian secara langsung, sekaligus mengasah kepekaan dan nurani mereka terhadap denyut nadi kehidupan masyarakat.


Lebih lanjut, Waka SPN Polda Jatim memberikan penekanan yang sangat tegas dan tidak dapat ditawar. 


Ia menginstruksikan seluruh siswa untuk menjaga marwah institusi dan almamater SPN Polda Jatim selama berada di wilayah hukum Polres.


"Kami titipkan nama baik almamater di pundak kalian. Jaga sikap, etika, dan perilaku. Kami tegaskan, tidak ada pelanggaran sekecil apapun. Tunjukkan bahwa Batalyon Satria Yana Anucasana Siswa Diktukba Polri T.A. 2025 SPN Polda Jatim adalah calon Bhayangkara yang profesional, humanis, dan berintegritas tinggi," tegasnya.


Kegiatan latja dan live in merupakan implementasi konkret dari visi Lemdiklat Polri untuk menjadi "Pusat Keunggulan Pendidikan dan Pelatihan". 


AKBP Dody menjelaskan bahwa proses untuk mewujudkan personel Polri yang ideal tidak cukup hanya dengan menempa aspek akademik dan fisik.


Menurut AKBP Dody, pendidikan Polri modern harus menyentuh aspek sosial, emosional, dan spiritual. 


"Pendekatan berbasis pengalaman nyata seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan jiwa pengabdian dan kedekatan emosional peserta didik dengan masyarakat," terangnya.


Nantinya, siswa diharapkan mampu mempraktikkan tugas fungsi teknis kepolisian (Latja), sekaligus tinggal dan berbaur secara langsung dengan warga (Live In). 


Tujuannya jelas, agar mereka dapat memahami realitas sosial serta menginternalisasi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya secara kontekstual.


Program Live In secara khusus dirancang untuk memperkuat nilai-nilai empati, toleransi, tanggung jawab sosial, serta kepemimpinan yang humanis. 


Siswa dituntut untuk menerapkan prinsip komunikasi efektif, kerja sama tim, serta pengambilan keputusan yang berbasis nilai moral dan etika profesi.


Kegiatan Latja dan Live In ini akan dilaksanakan mulai 3 hingga 8 November 2025. 


Sebanyak 247 siswa Diktukba Polri tersebut akan disebar di Lima Polres jajaran Polda Jatim, yakni Polres Blitar Kota, Polres Kediri, Polres Nganjuk, Polres Lamongan, dan Polres Gresik. (*)

Polantas Menyapa, Wujud Komitmen Satlantas Polres Madiun Kota Beri Pelayanan Terbaik


 

Madiun, 3 November 2025 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan “Polantas Menyapa” sebagai bentuk kedekatan dan pelayanan prima kepada masyarakat. Kegiatan kali ini berlangsung di ruang SATPAS Satlantas Polres Madiun Kota, Senin (3/11).


Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Andy selaku petugas Satlantas memberikan sosialisasi kepada para pengunjung yang sedang mengurus penerbitan SIM, BPKB, dan administrasi kendaraan bermotor lainnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberi penjelasan secara langsung mengenai mekanisme dan prosedur penerbitan BPKB, termasuk tahapan yang harus dilalui agar pelayanan dapat berjalan cepat, mudah, dan transparan.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan bagian dari komitmen Satlantas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan administrasi, tetapi juga pemahaman yang benar tentang tata cara pengurusan dokumen kendaraan. Kegiatan sosialisasi ini adalah salah satu upaya kami untuk mewujudkan pelayanan yang humanis dan informatif,” ujar AKP Nanang.


Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin paham terhadap prosedur lalu lintas serta merasa lebih dekat dengan jajaran kepolisian, khususnya personel Satlantas Polres Madiun Kota.

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Wujudkan Pelayanan Prima bagi Masyarakat


 


Madiun, 3 November 2025 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan “Polantas Menyapa” sebagai wujud nyata pelayanan prima kepada masyarakat. Kegiatan kali ini dilaksanakan pada Senin, 3 November 2025, dengan melibatkan personel Satlantas Polres Madiun Kota Aiptu Siswanto.


Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Siswanto melaksanakan pelayanan cek fisik kendaraan serta pemeriksaan proses perpanjangan lima tahunan kendaraan roda dua (R2). Pelayanan ini diberikan secara langsung kepada masyarakat yang datang ke ruang SATPAS Satlantas Polres Madiun Kota, dengan tujuan mempermudah dan mempercepat proses administrasi kendaraan bermotor.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dari program Polantas Menyapa, di mana anggota Satlantas tidak hanya memberikan pelayanan administratif, tetapi juga melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya melakukan pengecekan fisik kendaraan secara berkala dan mematuhi ketentuan lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satlantas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.


“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti Polantas Menyapa, kami ingin menghadirkan polisi lalu lintas yang lebih dekat, responsif, dan siap membantu masyarakat dalam setiap kebutuhan pelayanan,” tegas AKP Nanang.


Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan dan kedekatan antara masyarakat dengan Polri, khususnya di bidang pelayanan lalu lintas. 

Dengan pelayanan yang cepat, ramah, dan transparan, diharapkan masyarakat merasa nyaman serta termotivasi untuk tertib dalam berlalu lintas.


Satlantas Polres Madiun Kota berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan terbaik, sejalan dengan semangat Presisi Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.

*Dalam Forum Internasional, Prof. Yusril dan Wakapolri Serukan Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari TPPO*

Semarang – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. dan...