Rabu, 01 April 2026

*Rekrutmen Anggota Polri 2026 di Polda Jatim Dimulai, Peserta Dimbau Tak Percaya Calo*





SURABAYA - Polda Jawa Timur mulai menjalankan tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026. 


Proses seleksi yang kini berjalan meliputi jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama.


Sesuai data dari Biro SDM Polda Jatim, jumlah peserta keseluruhan baik yang mendaftar Taruna AKPOL maupun Bintara dan Tamtama sebayak 6.464 terdiri dari 5.091 peserta laki - laki dan 1.373 peserta Wanita.


Dari jumlah tersebut peserta yang terverifikasi sebanyak 5.126 terdiri dari 4.214 peserta laki - laki dan  912 peserta wanita.


Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H mengatakan dalam proses rekrutmen ini, panitia menegaskan seluruh tahapan dilakukan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis ( BETAH).


"Seluruh tahapan tahapan kami laksanakan dengan prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis," tegas Kombes Pol Sih Harno, Rabu (1/4/26).


Kombes Harno menjelaskan, untuk jalur Taruna/Taruni Akpol, peserta berasal dari lulusan SMA/MA sederajat dan akan menjalani pendidikan selama 4 tahun di Akademi Kepolisian Semarang.


Sementara untuk jalur Bintara Polri, peserta berasal dari lulusan SMA/MA sederajat, D3, hingga S-1. 


Mereka nantinya akan menjalani pendidikan selama 5 bulan di Sepolwan Lemdiklat Polri, Pusdik Intel, dan SPN Polda Jatim.


Adapun untuk jalur Tamtama Polri, peserta berasal dari lulusan SMA/SMK sederajat dan akan mengikuti pendidikan selama 5 bulan di Sekolah Polisi Negara Polda Kalimantan Selatan dan Polda DIY.


“Penerimaan Taruna/i Akpol hanya melalui satu jalur, yaitu jalur reguler. Sedangkan Bintara dibuka melalui beberapa jalur sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi yang dibutuhkan Polri,” kata Kombes Harno.


Karo SDM Polda Jatim menyebut jalur Bintara Polri tahun ini dibuka melalui sejumlah formasi, seperti Bintara PTU, Intelijen, Polair, hingga Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus).


Untuk Bakomsus, formasi yang dibuka antara lain di bidang Humas, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Gizi, Akuntansi, Teknik Sipil, Penyidik, Tenaga Kesehatan, hingga Musik.


Selain itu, Polri juga membuka jalur Rekrutmen Proaktif (Rekpro) yang meliputi kategori prestasi, penghargaan, disabilitas, dan atlet SEA Games.


Sedangkan untuk jalur Tamtama, formasi yang dibuka terdiri dari Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.


Kombes Harno meminta seluruh peserta seleksi mengikuti setiap tahapan dengan serius dan percaya pada kemampuan diri sendiri.


“Saya berpesan kepada seluruh peserta seleksi untuk mengikuti seluruh tahapan dengan penuh semangat. Tunjukkan kualitas terbaik agar nantinya dapat lulus terpilih sesuai yang dicita-citakan,” tutur Kombes Harno.


Ia menambahkan, keberhasilan dalam seleksi tidak ditentukan oleh jalur belakang, melainkan dari kesiapan dan usaha masing-masing peserta.


“Kunci kesuksesan adalah persiapan yang serius dan matang. Percayalah pada kemampuan diri sendiri,” imbuh Kombes Harno.


Tak hanya kepada peserta, imbauan juga disampaikan kepada para orang tua dan wali agar memberikan dukungan moril serta tidak mudah tergiur janji kelulusan dari pihak tertentu.


Kombes Pol Sih Harno mengingatkan peserta maupun orang tua peserta agar tidak percaya kepada calo.


“Kami ingatkan kepada orang tua maupun wali peserta agar tidak percaya kepada calo atau siapapun yang menjanjikan masuk Polri dengan imbalan uang. Apabila menemukan hal-hal yang tidak sesuai aturan, silakan laporkan,” tandasnya.


Polda Jatim menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan mengedepankan kemampuan peserta. 


Masyarakat juga diminta segera melapor jika menemukan praktik percaloan atau penyimpangan dalam tahapan rekrutmen. (*)

*Polresta Sidoarjo Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying Soal BBM*


 



SIDOARJO - Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat situasi geopolitik di Timur Tengah, Polresta Sidoarjo Polda Jatim dan jajaran meningkatkan kegiatan patroli di sejumlah lokasi SPBU, pada Selasa (31/3/2026).


Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian tidak hanya melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM, namun juga aktif mengatur arus kendaraan yang mengantre guna menghindari kemacetan dan potensi gesekan antar masyarakat. 


Kasi Humas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono mengatakan, kehadiran Polisi di lokasi diharapkan mampu menciptakan situasi yang tertib, aman, dan kondusif.


Selain itu, patroli ini juga bertujuan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di sekitar area SPBU.


"Anggota Polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang, serta tidak melakukan panic buying apalagi sampai saat ini tidak terjadi penyesuaian harga BBM oleh pemerintah," ujar AKP Tri Novi Handono, Rabu (1/4/2026).


Ia mengatakan Polresta Sidoarjo akan mengoptimalkan patroli di sejumlah SPBU dan titik keramaian masyarakat. 


"Kehadiran anggota Polisi merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah situasi yang berkembang sekarang," lanjutnya.


Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, serta terhindar dari potensi gangguan keamanan akibat meningkatnya kebutuhan BBM. (*)

*Polres Probolinggo Hadirkan SPPG Banyuanyar Dukung Pemenuhan Gizi Nasional*


 



PROBOLINGGO— Polres Probolinggo Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program peningkatan gizi nasional melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Banyuanyar, Selasa (31/3/2026).


Peresmian dilaksanakan oleh Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif bersama jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bhayangkari Cabang Probolinggo serta Pejabat Utama Polres Probolinggo Polda Jatim.


Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan generasi muda.


Kapolres Probolinggo AKBP M.Wahyudin Latif menyampaikan harapan besar atas beroperasinya SPPG tersebut. 


Ia menegaskan bahwa fasilitas ini bukan sekadar program, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa.


“Mudah-mudahan dengan adanya peresmian SPPG Banyuanyar ini tentunya kami berharap akan memberikan manfaat yang besar, khususnya di wilayah Kecamatan Banyuanyar,” ujar AKBP Latif.


Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menjelaskan bahwa SPPG yang diinisiasi oleh Polri memiliki sejumlah keunggulan, terutama dalam aspek keamanan dan kualitas pangan.


Setiap proses pengolahan makanan telah melalui standar ketat, mulai dari uji fisik bahan, rapid test, hingga penerapan standar pelayanan kesehatan yang terukur.


“Kami memastikan adanya food security yang harus dipenuhi, antara lain terkait uji fisik, rapid test, dan juga standar pelayanan kesehatan,” tambah AKBP Latif.


Program ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan generasi unggul. 


Dengan pemenuhan gizi yang baik, diharapkan akan lahir kader-kader bangsa yang sehat, cerdas, serta terbebas dari stunting.


Saat ini, SPPG Banyuanyar telah menjangkau sebanyak 1.133 penerima manfaat. 


Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah seiring dengan optimalisasi program dan sinergi lintas sektor.


Kehadiran SPPG ini menjadi bukti bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga turut berkontribusi aktif dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia di tingkat daerah. (*)

Polda Jatim Satukan Persebaya dan Arema, Perkuat Komitmen Laga Damai di Kanjuruhan


 


SURABAYA – Polda Jawa Timur mempertemukan manajemen Persebaya Surabaya dan Arema Malang dalam forum silaturahmi strategis di Ruang Selasar Polda Jatim, Rabu (1/4/2026), guna memperkuat komitmen menjaga kondusivitas jelang laga BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, 28 April mendatang.


Pertemuan yang dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto ini dihadiri pejabat utama Polda Jatim, jajaran Kapolres terkait, serta perwakilan kedua tim.


Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengapresiasi kehadiran kedua tim dan menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menciptakan atmosfer sepak bola yang aman dan berkelas.


“Terima kasih kepada Persebaya dan Arema yang telah hadir. Harapan kita, pertandingan sepak bola di Jawa Timur menjadi tontonan yang menarik dan aman, bukan penuh ketegangan, serta mampu mendorong perekonomian daerah,” ujar Irjen Nanang.


Ia juga menekankan bahwa rivalitas harus tetap dijaga dalam koridor sportivitas.


“Mari kita jaga rivalitas tetap sehat, sehingga setiap pertandingan berlangsung aman dan kondusif,” tegasnya.


Kapolda Jatim turut mengingatkan pentingnya peran manajemen dan suporter dalam menjaga situasi tetap terkendali, termasuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial.


Dari pihak Persebaya, manajemen menyampaikan apresiasi atas peran aktif Polda Jatim dalam menjaga keberlangsungan kompetisi yang aman dan tertib.


“Kami berterima kasih atas dukungan Polda Jatim. Kami juga terus mengingatkan suporter agar tidak terpengaruh provokasi, khususnya di media sosial,” ungkap perwakilan Persebaya.


Sementara itu, Presidium Aremania menegaskan komitmen untuk menjaga kondusivitas saat menjamu Persebaya di Stadion Kanjuruhan.


“Aremania siap menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak. Tidak ada toleransi bagi oknum yang melakukan tindakan melanggar hukum,” tegas perwakilan Aremania.


Pertemuan ini menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan pengawasan terhadap potensi provokasi, serta mendorong terciptanya budaya sepak bola yang aman, damai, dan berintegritas di Jawa Timur. (*)

*Polres Malang Ungkap Volume Kendaraan Masuk Malang Tembus 200 Ribu Lebih Saat Lebaran*





MALANG – Polres Malang Polda Jatim mencatat peningkatan signifikan jumlah kendaraan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. 


Arus kendaraan yang masuk ke wilayah Malang Raya, khususnya melalui exit tol Singosari, mengalami kenaikan cukup tinggi dari 155.786 di tahun 2025 menjadi 207.915 kendaraan atau naik 33,46 persen.


Hal itu disampaikan oleh Kapolres Malang Muhammad Taat Resdi di Mapolres Malang, Rabu (1/4/2026).


“Berdasarkan data pelaksanaan operasi Ketupat Semeru 2026, jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Malang Raya melalui exit tol Singosari dibandingkan tahun 2025 ada peningkatan kurang lebih 33,46 persen,” ujar AKBP Taat.


Ia menjelaskan, peningkatan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama momen mudik dan libur Idul Fitri tahun ini, baik yang menuju Kabupaten Malang maupun wilayah Malang Raya secara umum.


Meski terjadi lonjakan volume kendaraan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) secara umum tetap terjaga dengan baik.


“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan pengamanan telah kita laksanakan dengan baik. Secara umum situasi kamtibmas dan kamseltibcar lantas dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 ini dapat terpelihara dengan baik, tidak terdapat gangguan yang menonjol,” tegasnya.


AKBP Taat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026 dan seluruh masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.


Ke depan, pihaknya menegaskan akan terus menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai agenda masyarakat lainnya, guna memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Malang tetap kondusif.


“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat serta seluruh personel sehingga pengamanan rangkaian Ramadan dan Idul Fitri dapat berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. (*)

*Polres Ponorogo Intensifkan Patroli Cegah Penimbunan Pangan dan BBM*

 




PONOROGO – Mengantisipasi situasi global yang berdampak pada kestabilan ekonomi nasional, Polres Ponorogo Polda Jatim memaksimalkan patroli untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).


Kali ini melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) melakukan pengecekan langsung terhadap potensi penimbunan bahan pangan, BBM, dan kebutuhan pokok lainnya di sejumlah titik strategis.


Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.


Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali menegaskan bahwa patroli dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar gudang distribusi, pasar tradisional, hingga agen-agen penyalur.


“Patroli ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi adanya praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat. Kami pastikan distribusi bahan pokok dan BBM berjalan lancar tanpa hambatan,” tegasnya, Rabu (1/4/2026).


Menurutnya, situasi global yang tidak menentu berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan secara ilegal. 


"Oleh karena itu, kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran,"tandasnya.


Sementara itu, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok. Polres Ponorogo bersama jajaran akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau termakan isu yang menyesatkan. 


"Serta segera melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau praktik curang di lapangan,"pungkasnya. (*)

*Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan BPKB dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas*


 


Madiun – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan *Polantas Menyapa* pada Kamis, 2 April 2026.


Kegiatan tersebut diisi dengan penyerahan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada masyarakat yang telah menyelesaikan proses administrasi, serta pemberian edukasi secara langsung terkait pentingnya tertib berlalu lintas di jalan raya.


Kasatlantas Polres Madiun Kota melalui AKP Nanang Cahyono, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan humanis Polri kepada masyarakat, sekaligus sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara.


“Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, kami tidak hanya memberikan pelayanan berupa penyerahan BPKB, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar AKP Nanang Cahyono.


Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengingatkan masyarakat untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih dekat antara Polri dan masyarakat, serta terciptanya budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kota Madiun.


Satlantas Polres Madiun Kota berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan kepolisian demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

*Polda Jatim Kembalikan Mobil dan Motor Hasil Ungkap Kasus Curanmor kepada Para Korban Tanpa Biaya*

SURABAYA - Polda Jawa Timur mengembalikan secara simbolis satu unit mobil dan dua unit sepeda motor kepada pemiliknya setelah berhasil mengu...